Seperti apa bentuk puber kedua?

N Info Penanya: N, Wanita, 27 Tahun
Dok, saat ini usia saya 41 tahun dan suami saya 45 tahun. Entah mengapa saya merasa suami saya terkadang seperti laki-laki puber lagi. Sering terlihat manja dan aneh. Apa ini wajar dok? Apa ini yang dimaksud puber kedua?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Salamat malam N

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Puber adalah masa dimana anak perempuan dan laki laki berada dalam proses kematanagn seksiual. Hal ini meliputi serangkaian perubahan fisik yang memiliki hasil akhir berupa kesuburan dan perkembangan karakteristik seksual. Masa puber ini sangat diperngaruhi oleh hormon. Masa puber pada anak- anak ini biasanya dalam rentang usia 8 -14 tahun.

Puber kedua merupakan sebuah kumpulan dari gejala psikologis yang kompleks. Berbeda dengan masa puber ketika remaja, puber kedua ini tidak dipengaruhi oleh hormon. Puber kedua ini bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan dan positif, namun bisa juga masa -masa ini berujung pada keadaan depresi dan gangguan mental yang lainnya. 

Adapun beberapa ciri puber kedua adalah sebagai berikut: 

  • Terlihat lebih bandel
  • Terlihat lebih genit
  • Berdandan / bergaya kekinian
  • Membeli mobil / kendaraan baru
  • Ingin melakukan pembuktian kesuksesan diri

Jika dibiarkan terus menerus dan tidak diatasi maka kondisi ini bisa menyebabkan depresi, Adapun beberapa tanda puber kedua yang berujung pada ganggan mental adalah sebagai berikut:

  • Nafsu makan berubah (bisa turun, bisa naik)
  • Pola tdiur yang berubah
  • Perasaan cemas dan sensitif
  • Merasa tidak berguna
  • Merasa bersalah
  • Terpikirkan untuk bunuh diri
  • Tidak bisa menikmati hal hal yang disukai (hobi)

Terkait dengan kondisi suami Anda, jika keluhan tersebut dirasa sudah menggangu kehidupan pribadi dan sosial serta membahayakan diri dan juga lingkungan sekitar sebaiknya segera periksakan ke dokter spesialis jiwa terdekat.

Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,

 

dr. Dian

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Di internet ada banyak sekali kuis-kuis yang diklaim merupakan tes kesehatan jiwa dan dapat mendeteksi kondisi kejiwaan seseorang

Ketahui Konsekuensi Buruknya Sebelum Melakukan Tes Kesehatan Jiwa di Internet

Jangan sembarangan memercayai tes kesehatan jiwa yang banyak beredar di internet karena tes ini harus diberikan oleh seseorang yang profesional di bidangnya, seperti psikolog, psikiater, dan konselor kesehatan mental lainnya.