Apa perlu kontrol setelah kuret?

T Info Penanya: T
Malam dok.. Tgl 23 juni sy habis Kuret dan 30 juni hrs kontrol.. Sampai skr tgl 8 Juli sy blm kontrol krn sehabis Kuret itu sy tidak ada merasakan apa2 jd biasa aja.. Darah sudah berhenti persis 7 hari.. Sampai skr merasa normal aja.. Apa sy msh perlu kontrol? Mohon jwban nya & Terima kasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore, T.

Kuret adalah tindakan yang bertujuan untuk membersihkan rahim dari sisa jaringan. Kuret dilakukan pada wanita yang mengalami keguguran ataupun kehamilan kosong. Metode kuret adalah dengan memasukkan sebuah alat khusus ke dalam rahim, yang kemudian digunakan untuk mengikis lapisan terdalam rahim.

Tindakan kuret harus dilakukan oleh tenaga medis yang memiliki keterampilan tersebut, seperti misalnya dokter spesialis kandungan. Setelah tindakan, sangat disarankan untuk kontrol kembali kurang lebih satu minggu setelahnya. Kontrol bertujuan untuk evaluasi kondisi rahim saat itu, dimana akan dilakukan USG untuk memastikan bahwa rahim sudah bersih dari jaringan. 

Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengikuti jadwal yang telah ditetapkan oleh dokter Anda, walaupun tidak ada keluhan. Ada beberapa kasus dimana seseorang tidak mengalami gejala apapun pascakuret, namun ternyata masih ada jaringan yang tersisa.

Ke depannya, apabila Anda ingin merencanakan kehamilan lagi, pastikan hormon Anda sudah kembali normal dengan siklus haid yang teratur. Setidaknya, tunggulah sampai 6 bulan setelah kuret untuk melakukan program hamil, agar rahim sudah siap untuk kehamilan kembali. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,
dr Sylvia

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Jangan lekas percaya dengan mitos keguguran yang Anda baca atau dengar

Beberapa Mitos Keguguran yang Sering Membuat Wanita Cemas

Keguguran bisa membawa kesedihan mendalam bagi keluarga muda yang ingin segera memiliki anak. Bahkan, keguguran bisa memicu depresi karena wanita yang mengalaminya, dirundung perasaan bersalah. Sebaiknya Anda tidak serta-merta mempercayai informasi tentang keguguran, tanpa penjelasan medis. Sebab bisa jadi, informasi tersebut hanya mitos yang keliru.