21 May 2020, 19:29Kulit & Kelamin

Mencukur bulu kemaluan hingga bersih, apakah boleh ?

G
Info Penanya: G0
dok, saya ingin bertanya jadi saya sudah terlanjur mencukur bulu kemaluan saya hingga bersih, apakah dia akan tumbuh lagi ? dan apakah boleh mencukur hingga bersih karna saya tidak tau jdi tercukur hingga bersih, karna ini pertama kalinya saya dalam seumur hidup mencukur bulu kemaluan saya
16010 Views
2 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Rahmita Dewi
(0)
Selamat siang, GA.Mencukur bulu kemaluan merupakan tindakan yang boleh saja dilakukan, namun terdapat tata cara dan beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelumnya agar tidak menimbulkan gangguan pada area kemaluan. Pada dasarnya, keberadaan bulu kemaluan memberikan berbagai manfaat.

Berikut beberapa manfaat dari bulu kemaluan yang meliputi :

  • sebagai dry lubricant saat berhubungan seksual, sehingga dapat mengurangi gesekan
  • mencegah penularan bakteri yang dapat memicu infeksi menular seksual
  • menjaga area kemaluan tetap hangat
  • mencegah masuknya kotoran atau mikroorganisme ke area kemaluan
  • folikel rambut kemaluan memproduksi minyak atau sebum yang dapat mencegah penyebaran bakteri
Mengenai pertanyaan Anda, mengingat terdapat berbagai manfaat dari bulu kemaluan, maka perkara mencukur rambut kemaluan ini pada akhirnya merupakan pilihan setiap individu. Perlu diketahui juga bahwa anggapan bulu kemaluan tidak higienis merupakan mitos. Selama dibersihkan dengan baik, menggunakan air mengalir maka rambut kemaluan akan tetap higienis. Serta tidak diperlukan menggunakan sabun khusus pembasuh kemaluan karena dapat mengganggu flora normal kemaluan.Berikut terlampir artikel mengenai segala sesuatu yang perlu diketahui tentang mencukur buku kemaluan sebagai informasi yang lengkap untuk Anda.Untuk keterangan lebih lanjut Anda dapat berkonsultasi secara langsung kepada dokter Spesialis Kulit dan Kelamin atau dokter Spesialis Kandungan.
Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan aplikasi SehatQ.
 
Salam sehat,
 
dr. Rahmita Dewi
kesehatan organ intimorgan intim wanitarambut kemaluan
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil