Apakah melakukan hubungan seksual tanpa ejakulasi bisa terjadi kehamilan?

SU Info Penanya: SU, Wanita, 1 Tahun
Halo dok kalau misalnya berhubungan intim tetapi tidak sampai ejakulasi apa bisa menyebabkan hamil dok?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, S

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kehadiran buahati merupakan keadaan yang dinantikan oleh hampir setiap pasangan suami istri. Oleh karena itu, tidak jarang pasangan suami istri mengikuti program hamil. Untuk mendukung terjadiya kehamilan, perlu dilakukan hubungan seksual ketika wanita sedang memasuki masa subur. Dimana, untuk mengetahui masa subur wanita perlu diketahui terlebih dahulu siklus menstuasi dari wanita tersebut. Secara normal, siklus menstruasi wanita adalah 28 hari sampai dengan 35 hari, dengan rerata wanita memiliki siklus 28 hari. 

Kehamilan dapat terjadi apabila terdapat sel telur wanita bertemu dengan sel sperma pria. Untuk dapat memudahkan terjadinya pertemuan antara sel telur wanita dengan sel sperma pria, bisa dilakukan ejakulasi di dalam vagina wanita. 

Terkait dengan apa yang Anda tanyakan, apabila melakukan hubungan seksual dan tidak melakukan ejakulasi di dalam organ kewanitaan (vagina), maka kemungkinan untuk terjadinya kehamilan sangatlah kecil atau bahkan tidak terjadi kehamilan. Namun, bila Anda melakukan hubungan seksual tetapi tidak ejakulasi, sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter sepsialis Andrologi terdekat karena dikhawatirkan Anda memiliki masalah pada kemampuan ejakulasi Anda.

Hindari bergonta-ganti pasangan seksual, tetap berusaha mengonsumsi makanan bergizi, cukupi kebutuahn cairan harian Anda, perbanyak sayur dan buah-buahan serta lakukan olahraga dengan rutin agar badan tetap sehat dan bugar.

Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,

 

dr. Dian

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Setiap wanita memiliki bentuk selaput dara yang berbeda

Peran, Fungsi, dan Bentuk Selaput Dara pada Wanita

Selaput dara adalah selapis jaringan yang berada pada bukaan vagina. Setiap wanita memiliki bentuk yang berbeda sehingga tidak bisa didefinisikan sebagai keperawanan.