06 Jan 2021, 21:50Penyakit Lainnya

Apa perbedaan hipotiroid dan hipertiroid?

RN
Info Penanya: RN0
Hasil tes sy tahun 2019 FT4. 1.18 ng/dL TSHs 0.888 uIU/mL Mengalami pembengkakan sebelah kanan atas bawah. Mgkin hampir sebesar bola mata. Tidak sakit. Sjak SD namun waktu itu msh sebesar kelereng dan masih bagian atas. Tanda2 sperti hipertiroid. Kekurusan. Namun skitar 2016 suatu hari sy bangun tidur dan mengalami pembengkakan seluruh tubuh (sperti habis di gigit lebah, mata tangan muka kaki).D 2017 sy mulai mengalami tanda2 hipotiroid. nyeri, lelah.srg dingin. & BB dari 47ke 65
191 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Dwiana Ardianti
(0)
Selamat siang, RTerima kasih atas pertanyaan AndaKelenjar tiroid adalah salah satu kelenjar yang terletak di leher bagian depan. Kelenjar tiroid ini menghasilkan hormon tiroid yang berperan penting bagi fungsi organ-organ tubuh lainya. Adanya keadaan yang tidak normal pada kelenjar tiroid ini bisa mempengaruhi kondisi hormon tiroid yang dihasilkan. Jika tubuh kelebihan hormon tiroid maka disebut dengan keadaan hipertiroid, sedangkan saat tubuh kekurangan hormon trioid maka disebut dengan keadaan hipotiroid.

Gejala pada hipertiroid

  • Adanya benjolan di leher
  • Detak jantung yang berdebar-debar
  • Nafsu makan meningkat disertai dengan frekuensi BAB yang meningkat
  • Mudah kepanasan atau tidak tahan dengan cuaca yang panas
  • Gemetar, mudah marah dan juga sulit berkonsentrasi

Gejala hipotiroid

  • Nyeri otot 
  • BAB tidak lancar atau bahkan sembelit
  • Benjolan di leher
  • Rambut rontok
  • Berat badan meningkat, walaupun nafsu makan menurun
  • Mudah kedinginan atau tidak tahan dengan cuaca yang dingin
Terkait dengan apa yang terjadi pada Anda, hasil tes laboratorium pada tahun 2019 tidak bisa digunakan sebagai acuan dengan gejala yang dirasakan saat ini. Untuk memastikan apakah Anda hipotiroid ataukah hipertiroid, ataukah adanya kondisi medis yang lainnya perlu dilakukan serangkaian pemeriksaan fisik oleh dokter dan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan laboratorium, CT-scan atau bahkan USG. Sehingga Anda akan mendapatkan tatalaksana dan pengobatan yang sesuai dengan penyebabnya, sehingga alangkah baiknya bila Anda melakukan konsultasi dan pemeriksaan ke dokter spesialis penyakit dalam terdekat dari lokasi Anda. Pastikan Anda tetap mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang, hindari kelelahan, jaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar, istirahat cukup, lakukan olahraga ringan agar badan tetap sehat dan bugar.Semoga bermanfaat. Salam sehat, dr. Dwiana A 
kelenjar tiroidhormon tiroidhipertiroidismehipotiroidisme
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil