Sakit tenggorokan

WZ Info Penanya: WZ, Wanita, 20 Tahun
Halo dok,Tenggorokan saya sakit disertai batuk itu kenapa ya dok?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, WZ.

Sakit tenggorokan merupakan keluhan yang mungkin pernah dialami oleh setiap orang. Pasalnya sakit tenggorokan dapat berhubungan dengan gejala infeksi atau gangguan pernasapan atas lainnya seperti flu dan pilek. Pada keadaan yang ringan umumnya sakit tenggorokan dapat sembuh dengan sendirinya. Begitu pula dengan batuk, yang juga dapat berhubungan dengan gejala infeksi pernapasan atas pada umumnya. Karena pada dasarnya, batuk adalah respon alami tubuh ketika dan sesuatu yang mengiritasi bagian tenggorokan.

Terkait dengan keluhan Anda, sakit tenggorokan dan batuk yang Anda alami mungkin disebabkan oleh radang akibat infeksi yang umumnya terjadi karena virus atau bakteri. Namun untuk memastikan perlu untuk dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

Untuk sementara Anda dapat melakukan beberapa tips berikut untuk mengatasi sakit tenggorokan dan batuk yang Anda alami, diantaranya adalah :

  • mengonsumsi air rebusan jahe
  • mengonsumsi madu murni organik
  • mengonsumsi air perasan lemon
  • berkumur dan menelan sedikit larutan cuka apel
  • berkumur dengan air garam
  • berkumur dengan air yang diberi baking soda
  • mengonsumsi larutan air dan miyak kelapa (virgin coconut oil)

Jika tidak disertai keluhan demam, sesak napas dan gejala gangguan pencernaan, Anda dapat melakukan perawatn terlebih dahulu dirumah. Namun jika gejala memberat segeralah memeriksakan diri.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan aplikasi SehatQ.

Salam sehat,

dr. Rahmita Dewi

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Permen pelega tenggorokan biasanya mengandung mentol dan obat antiseptik untuk meringankan tenggorokan gatal

Benarkah Permen Pelega Tenggorokan Ampuh Atasi Batuk?

Saat sakit tenggorokan atau batuk, permen pelega tenggorokan memang bisa membantu mengurangi gejala. Namun karena efeknya hanya sementara, kita cenderung mengonsumsi permen tersebut terus-menerus. Hati-hati efek sampingnya, ya.