Pusing, mual dan muntah, apa saja penyebabnya?

QB Info Penanya: QB
Dok kalo saya pusing sempoyongan, oleng, mual" terus muntah itu disebabkan oleh apa? Kalo saya jalan serasa pengen jatuh gitu
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, Q

Terima kasih atas pertanyaan ANda

Pusing bisa disebabkan oleh berbagai macam kondisi mulai dari faktor kebiasaan sehari-hari seperti kurang tidur, terlalu lelah, sering terlambat makan, kurangnya asupan gula) atau bisa juga karena tekanan darah rendah. Selain itu juga bisa disebabkan oleh penyakit seperti penyakit menierre, vertigo, anemia, gangguan irama jantung dan lain sebagainya.

Keluhan pusing, seringkali disertai dengan rasa mual dan atau muntah. Kondisi ini selain karena pusing , bisa juga karena adanya gangguan pada saluran pencernaan seperti pada peningkatan asam lambung akibat sering menunda jam makan atau makan tidak teratur.

Terkait dengan keluhan Anda, segeralah memeriksakan diri ke dokter terdekat agar dilakukan pemeriksaan. Selain dilakukan wawancara medis, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik yang meliputi pemeriksaan tanda vital (seperti pemeriksaan tekanan darah, denyut jantung dan lain lain), serta bila perlu akan melakukan pemeriksaan laboratorium darah.

Beberapa saran yang bisa Anda lakukan agar tidak pusing dan mual adalah:

  • Biasakan makan dalam porsi kecil, namun sering
  • Biasakan makan tepat waktu
  • Hindari makanan yang memicu kenaikan asam lambung
  • Minum 7-8 gelas air perhari
  • Berhati-hatilah ketika melakukan perubahan posisi kepala
  • Konsumsi air rebusan jahe untuk membantu meredakan mual

Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,

 

dr. Dian

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Proktitis adalah peradangan pada rektum yang timbulkan beragam gejala

Proktitis Adalah Peradangan Rektum, Bisakah Dicegah?

Proktitis adalah peradangan pada rektum, bagian saluran pencernaan yang menghubungkan anus dan usus besar. Penyebab proktitis tersebut dapat beragam, mulai dari infeksi, peradangan pada usus, hingga efek samping antibiotik dan terapi kanker.