Panas, nyeri ginjal, sesak napas, apakah corona?

RJ Info Penanya: RJ, Pria, 22 Tahun
Panas badan,ginjal kiri bagian belakang sakit,sakitnya itu ginjal atau paru2 sya jga kurang tahu sesak jga itu corona enggak dok
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, RJP.

Coronavirus adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Tahun 2019 kemarin, dunia kembali dihebohkan oleh jenis baru virus ini, yaitu SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit bernama COVID-19 (Corona Virus Disease 2019). Gejala yang dialami oleh penderita biasanya demam, batuk kering, sesak napas, dan pilek. Namun, tidak semua orang mengalami gejala yang sama, karena tergantung kekebalan tubuh masing-masing. Seseorang berusia muda dengan kekebalan tubuh kuat bisa saja tidak mengalami gejala, dan seorang lansia dengan penyakit penyerta bisa mengalami gejala parah sampai gagal napas.

Terkait gejala yang Anda alami, akan saya bahas satu per satu:

  • Panas adalah sensasi meriang yang dirasakan oleh tubuh. Penderita COVID-19 akan mengalami demam, yaitu suhu tubuh di atas 38 derajat celcius. Sebaiknya Anda mengukur dulu suhu tubuh Anda dengan termometer.
  • Sakit atau nyeri pada ginjal biasanya disebabkan oleh infeksi atau batu saluran kemih, dan sampai saat ini belum ada penelitian tentang hubungan ginjal nyeri dengan COVID-19.
  • Sakit atau nyeri pada paru yang disertai dengan sesak bisa disebabkan oleh infeksi paru seperti tuberkulosis, pneumonia virus, pneumonia bakteri, efusi pleura, dan lain-lain.

Pada kondisi sekarang ini, apabila Anda ragu apakah diri Anda terkena COVID-19, sebaiknya lakukan langkah pencegahan yaitu isolasi diri selama 14 hari. Apabila selama 14 hari tidak timbul gejala yang memberat, maka kemungkinan besar bukan COVID-19. Namun, jika ada demam tinggi, sesak berat sampai tidak bisa aktivitas, dan lain-lain, sebaiknya Anda menelepon 119 ext 9 untuk mengetahui apakah Anda perlu berobat ke rumah sakit rujukan.

Jangan lupa lakukan pola hidup sehat seperti mengonsumsi makanan bergizi dan mengurangi makanan berminyak atau pedas, minum air putih yang cukup, rutin berolahraga dan tidur teratur. Gunakan masker apabila keluar rumah dan rajin mencuci tangan di bawah air mengalir.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,
dr. Sylvia

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Berapa lama virus corona bertahan di gagang pintu?

Berapa Lama Virus Corona Bertahan pada Permukaan Benda?

Lama virus corona bertahan hidup pada suatu benda cukup kuat, sehingga penyakit ini tidak hanya dapat menular melalui percikan. Ia juga dapat menular melalui benda sekitar.