Sakit perut dan BAB cair, apakah efek samping obat ?

RD Info Penanya: RD, Pria, 23 Tahun
Selamat malam Dokter, saya mau tanya, Ibu saya sudah dua hari sakit perut sering BAB dan feses nya cair seperti air, tapi beliau tidak demam.. Apakah itu efek dari obat obatan ya dok? Memang sudah sebulan lebih ibu saya mengkonsumsi obat obat antibiotik dll.. Apa yang harus ibu saya lakukan? Apakah berhenti minum obat-obatan tsb, Atau gimana ya dok? Terimakasih..
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, RD.

Sakit perut adalah sensasi nyeri yang dapat dirasakan pada sebagian atau seluruh bagian perut. Pada umumnya sakit perut dipicu oleh gangguan pada organ dalam perut, maupun struktur pembentuk perut, berupa otot perut dan ligamen.

Berikut beberapa faktor penyebab sakit perut yang umum dialami, diantaranya adalah :

  • sembelit
  • keracunan makanan
  • alergi dan intoleransi makanan
  • diare
  • flu perut
  • infeksi pada organ dalam perut
  • radang pada organ dalam perut
  • batu pada organ dalam perut
  • sumbatan pada organ dalam perut
  • luka pada organ dalam perut
  • gangguan asam lambung 
  • gangguan pada otot perut dan ligamen
  • keganasan

Sedangkan buang air besar (BAB) yang cair, jika frekuensinya melebihi 3 kali dalam sehari maka dikenal dengan istilah diare. Adapun berbagai faktor penyebab dari diare yang meliputi infeksi, alergi dan intoleransi makanan, penyakit pada organ pencernaan hingga reaksi terhadap beberapa jenis obat tertentu.

Mengenai keluhan yang dialami oleh Ibu Anda, kendati dapat berbeda pada setiap individu, terdapat beberapa jenis obat seperti golongan antibiotik tertentu yang memang dapat menimbulkan efek samping sakit perut dan diare. Hal tersebut dapat  bergantung pada daya ketahanan, daya tahan tubuh dan berbagai kondisi lainnya dari individu itu sendiri. Namun, perlu terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan untuk memastikan keadaan tersebut. Terkait dengan antibiotik yang sedang dikonsumsi, umumnya perlu keputusan dari dokter pemeriksa untuk menghentikannya sehubungan dengan penyakit yang sedang diobati menggunakan antibiotik tersebut.

Sementara ini, untuk mengimbangi penggunaan antibiotik pada Ibu Anda, dapat diberikan supemen probiotik yang dijual bebas di apotek, guna mempertahankan fungsi flora normal di dalam usus sehingga dapat mencegah keadaan diare. Selain itu, jika nyeri perut yang dirasakan lebih mengarah pada ulu hati, mungkin sebagai efek samping obat, asam lambung pun ikut meningkat, Anda dapat menyiasatinya dengan mengonsumsi obat antasida terlebih dahulu 30 menit sebelum Ibu Anda makan, dan barulah setelah makan Anda dapat memberikan obat tersebut.

Untuk keputusan lebih lanjut mengenai konsumsi antibiotik nya, ada baiknya Anda segera mengonsultasikannya kepada dokter yang memberikan resep, terkait dengan kemungkinan reaksi ketidakcocokan yang berupa diare, karena dapat menjadi kronis dan menimbulkan berbagai efek samping.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan aplikasi SehatQ. Salam sehat, dr. Rahmita Dewi
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Pantangan diare harus dihindari agar gejalanya tak memperparah kondisi

Hindari Pantangan Diare Ini Agar Usus Cepat Pulih

Pantangan diare dapat dihindari agar gejalanya tak kian menyiksa. Makanan yang harus dihindari saat diare menyerang pun sangat beragam, mulai dari produk susu, makanan berlemak, hingga minuman berkarbonasi. Saat diare, Anda harus cukupkan kebutuhan air putih dan dianjurkan untuk konsumsi makanan yang hambar.