Leher bengkak setelah diurut, juga sesak napas dan nyeri dada

WM Info Penanya: WM, Wanita, 17 Tahun
Hallo dokter saya mau nanya ini leher saya kalau dibuat menguap sakit trus kata ibu saya coba diurut setelah saya urut kok leher saya jadi bengkak ya dok trus terasa sakitsaya juga akhir-akhir ini sering sesak nafas, dada saya terasa sakit juga cara mengobatinya gimana ya dok?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, WM.

Leher sakit dan bengkak setelah diurut bisa disebabkan oleh cedera karena cara urut yang kurang tepat. Cedera bisa terjadi pada otot, saraf, maupun kelenjar leher seperti tiroid atau getah bening. Apabila terjadi cedera, biasanya akan muncul gejala tersebut, yang bisa disertai juga oleh rasa panas dan warna kemerahan pada leher.

Apabila terjadi demikian, sebaiknya hindari dulu tindakan urut selanjutnya. Hindari juga gerakan-gerakan yang terlalu banyak pada leher, seperti menggeleng atau mengangguk. Berikan kompres dingin pada area yang bengkak. Untuk mengurangi nyeri, konsumsilah obat antinyeri seperti parasetamol. Apabila tak kunjung membaik setelah tiga hari, segera periksakan ke dokter spesialis penyakit dalam.

Sedangkan sesak napas dan nyeri dada bisa disebabkan oleh gangguan pada jantung, paru-paru, maupun asam lambung yang refluks (GERD). Untuk mengetahui yang mana penyebab gejala yang Anda alami, perlu dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang, seperti misalnya rontgen dada.

Mengenai penanganan yang Anda tanyakan, semua tergantung kepada penyebabnya. Misalnya, pada penderita GERD akan disarankan untuk mengurangi makanan asam, pedas, dan berminyak, serta menghindari berbaring setelah makan. Sedangkan bagi penderita penyakit paru, akan disarankan untuk berhenti merokok dan memastikan udara yang dihirup bersih.

Oleh karena itu, konsultasikan juga masalah ini ke dokter spesialis penyakit dalam, ya. Komunikasikan kepada ibu agar Anda dapat didampingi. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,
dr Sylvia

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Krisis nyeri pada bayi adalah salah satu tanda dari anemia sel sabit yang membuat bayi terus menangis

5 Gejala Anemia Sel Sabit pada Bayi, Orangtua Wajib Tahu

Anemia bulan sabit adalah penyakit genetik, yang bisa terdeteksi sejak penderita masih bayi. Orangtua wajib memperhatikan gejala anemia pada bayi seperti krisis nyeri, penyakit kuning, hingga penyumbatan pembuluh darah, terutama saat bayi mulai menginjak usia lima bulan.