04 Jan 2020, 13:52Kepala

Sakit kepala tegang, apakah karena stres?

L
Info Penanya: L, Wanita, 32 Tahun
Siang dokter, saat sedang stres atau banyak pikiran, saya sering mengalami sakit kepala belakang seperti tegang gitu, dok. Sebenarnya apakah ini ada hubungannya dengan tingkat stres saya, dok? Bagaimana cara mengobatinya ya, dokter? Terima kasih.
19665 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Vina Liliana
(0)
Selamat siang L,Sakit kepala adalah keluhan yang pasti pernah dirasakan oleh setiap orang, dan penyebabnya bisa karena terlambat makan, paparan asap rokok, gangguan penglihatan seperti rabun jauh atau rabun dekat, infeksi telinga, sinusitis, atau gangguan pada saraf kepala.

Sakit kepala sendiri dibedakan menjadi beberapa jenis yakni :

  • Sakit kepala cluster. Sakit kepala dengan sifat nyeri seperti sensasi terbakar atau tajam yang berat. Nyerinya hanya muncul di salah satu sisi kepala, dan sering terasa di bagian dalam atau sekitar mata. Biasanya nyeri akan berlangsung selama beberapa jam.
  • Migrain. Rasa sakit berupa berdenyut-denyut pada salah satu sisi kepala dan dapat disertai dengan keluhan mual, gangguan penglihatan, lebih sensitif terhadap suara atau cahaya. Penyebab migrain adalah terlambat makan, keadaan tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi, atau gangguan tidur di malam hari.
  • Sakit kepala berulang. Sakit kepala yang disertai dengan keluhan nyeri pada leher dan gangguan tidur, biasanya akibat pemakaian obat sakit kepala terlalu sering.
  • Sakit kepala tegang (tension type headache). Merupakan jenis sakit kepala yang paling sering dialami, dengan rasa nyeri berupa kepala seperti diikat, dan nyeri sampai ke leher, dan menyerang pada kedua sisi kepala. Sakit kepala jenis ini biasanya disebabkan oleh stres, konsumsi alkohol, postur tulang belakang atau posisi duduk yang tidak benar.
  • Sakit kepala mendadak. Sakit kepala yang dirasakan mendadak, bisa berlangsung hanya dalam hitungan kurang dari 5 menit. Jenis sakit kepala ini harus lebih diwaspadai karena bisa disebabkan oleh radang selaput otak atau perdarahan di dalam otak.
Karena keluhan Anda sakit kepala belakang dengan sifat tegang dan dipicu oleh stres, maka kemungkinan Anda menderita sakit kepala jenis tension type headache.

TTH sendiri dapat dibedakan berdasarkan episodenya atau banyaknya serangan :

  • TTH episodik yang jarang (infrequent episodic): 1 serangan setiap bulan atau kurang dari 12 serangan setiap tahunnya.
  • TTH episodik yang sering (frequent episodic): 1-14 serangan setiap bulan atau antara 12 dan 180 hari setiap tahunnya.
  • TTH menahun (chronic): lebih dari 15 serangan atau serangan sakit kepala melebihi 180 hari setiap tahunnya.

Yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi nyeri TTH yang Anda alami adalah :

  • Kurangi stres.
  • Lakukan relaksasi seperti meditasi atau yoga.
  • Minum obat penghilang nyeri sepert paracetamol.
  • Kompres kepala atau leher yang nyeri menggunakan air hangat.
  • Lakukan olahraga secara teratur agar otot tidak mudah kram.
  • Hindari paparan asap rokok.
  • Makan secara teratur.
Bila keluhan sakit kepala tidak membaik dengan penghilang nyeri sederhana seperti paracetamol, ada baiknya Anda melakukan konsultasi dengan dokter saraf untuk pemeriksaan lebih lanjut.Salam sehat,dr. Vina
migrainsakit kepala clustersakit kepala tegangsakit leher
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil