Sakit kepala, mual-mual, nyeri dada kanan terutama saat menarik nafas.

KE Info Penanya: KE, Wanita
Dok sya sering merasa kepala sakit dan terkadang mual mual. Dada sebela kanan sy jga sering sakit apalagi saat tarik nafas. Haid tidak lancar dan sering sekali alami keputihan
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, K

Gejala mual, sakit kepala dan nyeri dada Anda berkaitan. Termasuk ke dalam kelompok gejala sindrom dispepsia. Mual mengakibatkan sakit kepala dan sakit kepala memberi respon mual. Sehingga siklusnya akan terus berlangsung. Mual disebabkan meningkatnya asam lambung dan produksi gas di pencernaan. Sehingga perut menjadi kembung dan begah. Pada saat Anda menarik napas perut yang kembung ditekan oleh rongga dada sehingga menarik nafas menjadi terbatas. Sehingga terasa sesak dan nyeri dada. Dispepsia tersebut bisa disebabkan secara organik adanya gangguan di pencernaan atau fungsional yang lebih akibat dari psikis.

Gangguan haid dan keputihan sering terjadi pada wanita. Biasanya akibat ada gangguan pada hormon yang bisa disebabkan faktor fisik dan psikis. Fisik seperti kurang istirahat, terlalu capek dan terlalu banyak aktivitas. Psikis akibat stres, depresi dan banyak tekanan.

Kalau disimpulkan penyebab gejala Anda kemungkinan dari psikis. Sehingga timbul mual, gangguan haid dan lainnya. Jadi Anda perlu mengurangi makanan berminyak, pedas dan asam. Serta mengurangi stres, saya lampirkan arikel mengenai olahraga yang dapat mengurangi stres. Bila memang keluhan tidak membaik, sebaiknya diperiksa ke Dokter.

Salam Sehat,

dr. Andre Zaini

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Workaholic yang bekerja lebih dari 55 jam per minggu memiliki risiko 13% lebih besar terkena serangan jantung

Workaholic: Penelitian Membuktikan Bahwa Gila Kerja Bisa Sebabkan Mati Muda

Penelitian menunjukkan bahwa seorang workaholic bisa mengalami masalah yang lebih besar dari serangan jantung atau bahkan stroke.Terutama jika bekerja lebih dari 55 jam per minggu memiliki risiko 13% lebih besar untuk serangan jantung, dan 33% lebih menderita stroke.