08 Jan 2020, 23:59Penyakit Lainnya

Apa penyebab paha sakit?

MV
Info Penanya: MV, Wanita, 21 Tahun
Dok sudah beberapa lama ini paha sampai betis saya selalu sakit apalagi kalau mau istirahat. Sehingga kadang saya harus memukul yang terasa sakit itu biar rasa sakitnya sedikit rendah. Kira-kira itu kenapa ya dok?
21034 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Ester Agustina
(0)
Selamat sore, M.Terimakasih atas pertanyaan Anda. Nyeri di paha merupakan suatu kondisi dimana terjadi kontraksi pada otot di daerah paha akibat berbagai hal. Terkadang rasa nyeri ini bisa menjalar hingga ke betis dan juga telapak kaki sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Ada beberapa penyebab nyeri otot paha.

Penyebab nyeri di paha yaitu:

  • Keseleo. Paling sering terjadi karena ketariknya otot paha akibat cedera olahraga.
  • Kram otot. Biasanya timbul krn otot paling banyak dipakai, otot mengalami tegang. Kondisi ini bisa hilang dengan sendirinya.
  • Stenosis tulang belakang. Penyempitan di ruas-ruas tulang belakang sehingga menekan saraf dan menimbulkan rasa nyeri, kebas, lemas.
  • Neuropati perifer. Kerusakan saraf sehingga mengambat prosesnya sinyal dari otak ke tubuh. Keadaan ini menimbulkan kebas, nyeri seperti ditusuk-tusuk, dan lemas.
  • Varises. Kondisi ini dapat menyebabkan paha teras kram, panas, dan berdenyut-denyut.
  • Ketidakseimbangan elektrolit. Elektrolit yang tidak seimbang di dalam tubuh dapat menghambat kinerja otot termasuk oto di paha. Sehingga menimbulkan rasa kebas dan kram.
  • Trombosis vena atau DVT. Kondisi medis yang menyebabkan penyumbatan pada pemuluh darah sehingga aliran darah ke otot tidak maksimal.
  • Sciatica. Kondisi medis akibat saraf yang terjepit di tulang belakang bagian bawah sehingga menyebabkan otot paha terasa nyeri.
Untuk mengatasi gejala nyeri di paha yang menjalar hingga ke betis ini, Anda dapat mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol. Lalu, bisa juga melakukan relaksasi pada otot di paha dengan olahraga ringan. Bisa menggunakan salap antinyeri dan melakukan kompres dengan air hangat di daerah yang nyeri. Jika tidak ada perubahan, saya sarankan Anda untuk konsultasi ke dokter spesialis saraf agar dapat diperiksa secara langsung dan diobati dengan tepat.Salam sehat,dr. Ester
keseleokram ototdvt
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil