Kenapa telinga saya berdengung dan keluar cairan?

BN Info Penanya: BN
Dok,,, sya mua tnya, sudah beberapa hari telinga saya sakit berdengung bahkan tidak bisa mendengar. Dan sebelah telinga saya sampai keluar cairan. Awal nya sakit kepala hebat sampai2 sakit di telinga. Apa solusi nya dokter??? Trima kasih...
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang BN,

Terimakasih atas pertanyaan Anda di SehatQ.

Jika Anda mengalami telinga keluar cairan, kemungkinan Anda sedang mengalami infeksi atau luka di telinga bagian tengah. 

Penyebab keluarnya cairan di dalam telinga adalah infeksi. Bakteri atau virus dapat masuk hingga ke telinga tengah yang berada di belakang gendang telinga. Infeksi inilah yang memicu terkumpulnya cairan di telinga tengah. Tekanan yang dihasilkan oleh kumpulan cairan ini akan mendorong dan merobek gendang telinga sehingga cairan akan mengalir keluar dari telinga.

Penyebab lainnya trauma ketika membersihkan telinga menggunakan kapas atau cottonbud dan mendorongnya terlalu dalam. Kondisi lain yang dapat menyebabkan trauma adalah peningkatan udara saat naik pesawat dan scuba diving.

Saat Anda mengalami keluar cairan telinga yang bisa Anda lakukan :

  • Mengkompres telinga yang keluar cairan dengan handuk hangat
  • Tidak menghembuskan napas di hidung terlalu keras karena akan menyebabkan tekanan dalam telinga bertambah

Jika telinga Anda semakin berdengung dan semakin parah, seperti keluar cairan bewarna kuning atau darah, disertai sakit kepala dan demam tinggi, kualitas pendengaran berkurang dan terjadi bengkak atau kemerahan di telinga dan berlangsung sudah lebih dari 5 hari sebaiknya periksakan langsung ke dokter THT.

Semoga bermafaat,

Salam sehat,

dr. Aisyah

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Lubang kecil di telinga atau preauricular pit muncul sejak lahir namun hanya sedikit orang yang memilikinya

Lubang Kecil di Telinga Atau Preauricular Pit, Bawaan Lahir yang Tidak Berbahaya

Lubang kecil di telinga atau preauricular pit tidak berbahaya, namun jika terinfeksi perlu ditangani dengan antibiotik. Biasanya lubang kecil ini muncul sejak lahir namun hanya sedikit orang yang memilikinya.