Sakit dada terus menerus, mengapa?

RR Info Penanya: RR, Wanita, 17 Tahun
Hai Dokter,Sejak SMP dada saya sakit terus-menerus dan tangan saya selalu basah dan dingin, pernah diperiksakan ke dokter dan katanya detak jantung saya tidak normal. Jika kelelahan, jantung saya sering berdegup kencang dan sesak napas. Akhir-akhir ini dada sebelah kiri sering terasa ngilu. Apakah ini tanda terkena penyakit jantung?Terima kasih dokter
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Dear Ibu RR,

Penyebab terbanyak yaitu 50% sampai 85 % dari nyeri dada sebelah kiri atau kanan adalah disebabkan karena adanya ketegangan otot, rasa cemas yang berlebihan, dan gangguan pada saluran cerna.

Sebagai panduan keluhan sakit dada yang disebabkan oleh penyakit jantung, dapat memiliki gejala sebagai berikut :

  • Nyeri dada bisa terjadi disebelah kanan, bila yang mengalami kerusakan jantung sebelah kanan.
  • Nyeri dapat berupa perasaan tidak enak dibagian punggung, bila yang mengalami kerusakan jaringan jantung belakang.
  • Nyeri bisa dirasakan di ulu hati dan sering disangkan sebagai sakit maag, bila bagian bawah jantung yang mengalami kerusakan.
  • Nyeri tidak dapat ditunjuk dengan tepat disatu titik saja. Hal ini disebabkan karena jantung termasuk organ dalam sehingga sifat nyerinya adalah nyeri yang tidak terlokalisasi. Umumnya, seorang Pasien akan menunjukkan tempat nyerinya dengan seluruh telapak tangannya ketika ditanya di mana letak nyeri dirasakan, bukan dengan satu jari.
  • Perasaan nyeri dapat seperti ditusuk-tusuk atau seperti tertindih benda berat, tertekan, sesak berat, dan rasa terbakar.
  • Sensasi nyeri dada akibat jantung biasanya bersifat tumpul.
  • Ciri khas nyeri adalah menjalar melalui saraf hingga ke bahu, lengan kiri, tembus ke punggung, dan leher. Tempat-tempat tersebut khas untuk penjalaran nyeri dari jantung.
  • Lamanya nyeri dada dapat berbeda-beda tergantung berat-ringannya penyakit jantung yang diderita. Nyeri dada akibat penyempitan derajat ringan biasanya berlangsung kurang dari 20 menit. Sedangkan nyeri akibat sumbatan total atau pada serangan jantung akut terjadi lebih dari 20 menit.
  • Nyeri dada akibat jantung terjadi pada saat kerja jantung kita meningkat, misal saat beraktivitas, sesaat setelah beraktivitas, sedang marah, emosi, atau stres. Nyeri berkurang dengan istirahat dan menenangkan diri.
  • Nyeri tidak dipengaruhi oleh posisi tubuh. Posisi berdiri, duduk, berbaring miring ke kanan, kiri, dan sebagainya tidak akan memengaruhi rasa nyeri.
  • Nyeri akibat jantung tidak bertambah sakit saat menarik ataupun mengembuskan napas. Jika nyeri bertambah dengan menarik napas, maka penyebab nyeri dada lebih dicurigai disebabkan oleh paru-paru atau otot dinding dada.
  • Nyeri dada akibat jantung umumnya diiringi oleh gejala saraf simpatis lainnya, yakni gejala seperti saat seseorang cemas. Gejala simpatis tersebut antara lain berkeringat dingin, denyut jantung cepat, lemas, mual, dan muntah.

Bila ada beberapa gejala yang sesuai dan supaya Ibu tidak cemas, sebaiknya segera hubungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam (SpPD) untuk berkonsultasi lebih lanjut.

Salam Sehat

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Sebagian jenis penyakit jantung bisa dicegah dengan memperbaiki gaya hidup

6 Jenis Penyakit Jantung dan Berbagai Gejalanya

Penyakit kardiovaskular dan penyakit jantung memiliki banyak macam. Baik yang diakibatkan oleh gaya hidup, faktor keturunan, maupun kelainan bawaan. Mengenali jenis penyakit jantung sejak dini, niscaya bisa membantu Anda dalam mencegah atau berjaga-jaga terhadap gangguan medis ini.