Sakit Dada Sebelah Kiri Apakah Merupakan Penyakit Jantung?

G Info Penanya: G, Pria, 37 Tahun
Salam sejahtera Dokter.Dada sebelah kiri saya terasa sesak sampai hingga ke punggung belakang terasa sakit seperti di tusuk.Tubuh saya sering berdeyut dan sering tekanan darah rendah yaitu 99/66 mm hg, kadar kolesterol 258 mg/dl. Apakah saya mengidap jantung bengkak atau penyakit jantung koroner? Terima kasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Salam Sejahtera juga Bapak G,

Sakit dada akibat penyakit jantung dapat kami sampaikan gejala-gejalanya khas yaitu, karena dari semua keluhan nyeri dada yang datang berobat ke dokter, yang behubungan dengan jantung hanya sekitar 15 % saja.

  • Nyeri dada bisa terjadi disebelah kanan, bila yang mengalami kerusakan jantung sebelah kanan.
  • Nyeri dapat berupa perasaan tidak enak dibagian punggung, bila yang mengalami kerusakan jaringan jantung belakang.
  • Nyeri bisa dirasakan di ulu hati dan sering disangkan sebagai sakit maag, bila bagian bawah jantung yang mengalami kerusakan.
  • Nyeri tidak dapat ditunjuk dengan tepat disatu titik saja. Hal ini disebabkan karena jantung termasuk organ dalam sehingga sifat nyerinya adalah nyeri yang tidak terlokalisasi. Umumnya, seorang pasien akan menunjukkan tempat nyerinya dengan seluruh telapak tangannya ketika ditanya di mana letak nyeri dirasakan, bukan dengan satu jari.
  • Perasaan nyeri dapat seperti ditusuk-tusuk atau seperti tertindih benda berat, tertekan, sesak berat, dan rasa terbakar.
  • Sensasi nyeri dada akibat jantung biasanya bersifat tumpul.
  • Ciri khas nyeri adalah menjalar melalui saraf hingga ke bahu, lengan kiri, tembus ke punggung, dan leher. Tempat-tempat tersebut khas untuk penjalaran nyeri dari jantung.
  • Lamanya nyeri dada dapat berbeda-beda tergantung berat-ringannya penyakit jantung yang diderita.
  • Nyeri dada akibat penyempitan derajat ringan biasanya berlangsung kurang dari 20 menit. Sedangkan nyeri akibat sumbatan total atau pada serangan jantung akut terjadi lebih dari 20 menit.
  • Nyeri dada akibat jantung terjadi pada saat kerja jantung kita meningkat, misal saat beraktivitas, sesaat setelah beraktivitas, sedang marah, emosi, atau stres. Nyeri berkurang dengan istirahat dan menenangkan diri.
  • Nyeri tidak dipengaruhi oleh posisi tubuh. Posisi berdiri, duduk, berbaring miring ke kanan, kiri, dan sebagainya tidak akan memengaruhi rasa nyeri.
  • Nyeri akibat jantung tidak bertambah sakit saat menarik ataupun mengembuskan napas. Jika nyeri bertambah dengan menarik napas, maka penyebab nyeri dada lebih dicurigai disebabkan oleh paru-paru atau otot dinding dada.
  • Nyeri dada akibat jantung umumnya diiringi oleh gejala saraf simpatis lainnya, yakni gejala seperti saat seseorang cemas. Gejala simpatis tersebut antara lain berkeringat dingin, denyut jantung cepat, lemas, mual, dan muntah.

Nilai kolesterol total sebaiknya diusahakan mencapai  kurang dari 200 mg / dl, dapat dengan melakukan diet dan menurunkan berat badan sampai mencapai 55 kg. Tekanan Darah sifatnya individual, bila selama ini dengan tekanan darah 99/66 mm hg dan tidak ada keluhan seperti sering pingsan, kleyengen dan pandangan berputar maka ini adalah angka yang termasuk normal untuk Bapak. Untuk kepastiannya kami sarankan Bapak supaya mengunjungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam (SpPD) untuk berkonsultasi lebih lanjut.

 

Salam Sehat

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Binge watching bisa berdampak negatif pada tubuh

Hobi Maraton Nonton Film Seri? Awas Kena Efek Buruk Binge Watching

Menonton serial televisi secara maraton atau binge watching dapat menjadi kegemaran dan sarana pelepas stres bagi sebagian orang. Dampak buruk bagi kesehatan yaitu, mulai dari obesitas, diabetes, penyakit jantung, hingga sikap antisosial.