Sakit Bagian Dada Disertai Anyang-Anyangan

RH Info Penanya: RH, Pria, 17 Tahun
Hai Dokter, Mau tanya. Saya suka sakit di bagian tengah dada dan bagian kiri kanan dada sakitnya seperti cenut-cenut juga suka kencing terus/sakit anyang-anyangan. Mohon solusinya. Terima kasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Dear Saudara RHS,

Dari email Saudara ini, kami simpulkan ada dua pertanyaan yaitu :

  1. Sakit senut -senut pada bagian tengah, kiri dan kanan dada
  2. Sering anyang-angyangan

Sakit senut-senut pada dada (bagian tengah, kiri dan kanan) dapat disebabkan karena banyak hal, dan sangat jarang karena sakit jantung, apalagi mengingat usia Saudara yang saat ini baru 18 Tahun. Kecuali bila Saudara memiliki riwayat penyakit jantung bawaaan, yang diderita sejak lahir.

Penyebab terbanyak yaitu  50% sampai 85 % dari nyeri dada sebelah kiri adalah disebabkan karena adanya ketegangan otot, rasa cemas yang berlebihan, dan gangguan pada saluran cerna.

Yang sering ditakutkan oleh kebanyakan orang yaitu nyeri dada yang berhubungan dengan penyakit jantung hanya  15% dari semua keluhan nyeri pada dada sebelah kiri.

Informasi penting yang wajib kita ketahui adalah mengenai ciri nyeri dada yang disebabkan karena gangguan pada jantung, karena hal ini dapat berakibat fatal bila diabaikan.

Jantung terletak di tengah-tengah dada agak sedikit ke kiri. Oleh karena itu, tidak semua nyeri dada akibat jantung dirasakan di sebelah kiri. Nyeri di jantung terjadi bila ada ancaman kerusakan jaringan jantung. Penyebab paling banyak ialah kekurangan oksigen dan kekurangan darah.

Kondisi ini muncul karena adanya sumbatan atau penyempitan pembuluh darah jantung.

Gejala Nyeri dada yang disebabkan oleh Jantung, adalah sebagai berikut :

  • Nyeri dada bisa terjadi disebelah kanan, bila yang mengalami kerusakan jantung sebelah kanan.
  • Nyeri dapat berupa perasaan tidak enak dibagian punggung, bila yang mengalami kerusakan jaringan jantung belakang.
  • Nyeri bisa dirasakan di ulu hati dan sering disangkan sebagai sakit maag, bila bagian bawah jantung yang mengalami kerusakan.
  • Nyeri tidak dapat ditunjuk dengan tepat disatu titik saja. Hal ini disebabkan karena jantung termasuk organ dalam sehingga sifat nyerinya adalah nyeri yang tidak terlokalisasi. Umumnya, seorang Pasien akan menunjukkan tempat nyerinya dengan seluruh telapak tangannya ketika ditanya di mana letak nyeri dirasakan, bukan dengan satu jari.
  • Perasaan nyeri dapat seperti ditusuk-tusuk atau  seperti tertindih benda berat, tertekan, sesak berat, dan rasa terbakar.
  • Sensasi nyeri dada akibat jantung biasanya bersifat tumpul.
  • Ciri khas nyeri adalah menjalar melalui saraf hingga ke bahu, lengan kiri, tembus ke punggung, dan leher. Tempat-tempat tersebut khas untuk penjalaran nyeri dari jantung.
  • Lamanya  nyeri dada dapat berbeda-beda tergantung berat-ringannya penyakit jantung yang diderita. Nyeri dada akibat penyempitan derajat ringan biasanya berlangsung kurang dari 20 menit. Sedangkan nyeri akibat sumbatan total atau pada serangan jantung akut terjadi lebih dari 20 menit.
  • Nyeri dada akibat jantung terjadi pada saat kerja jantung kita meningkat, misal saat beraktivitas, sesaat setelah beraktivitas, sedang marah, emosi, atau stres. Nyeri berkurang dengan istirahat dan menenangkan diri.
  • Nyeri tidak dipengaruhi oleh posisi tubuh. Posisi berdiri, duduk, berbaring miring ke kanan, kiri, dan sebagainya tidak akan memengaruhi rasa nyeri.
  • Nyeri akibat jantung tidak bertambah sakit saat menarik ataupun mengembuskan napas. Jika nyeri bertambah dengan menarik napas, maka penyebab nyeri dada lebih dicurigai disebabkan oleh paru-paru atau otot dinding dada.
  • Nyeri dada akibat jantung umumnya diiringi oleh gejala saraf simpatis lainnya, yakni gejala seperti saat seseorang cemas. Gejala simpatis tersebut antara lain berkeringat dingin, denyut jantung cepat, lemas, mual, dan muntah.

Sebaiknya bila Saudara atau orang disekitar Saudara, mengalami karakteristik nyeri seperti disebutkan diatas, sebaiknya segera kunjungi Rumah Sakit terdekat untuk melakukan konsultasi lebih lanjut.

Anyang-anyangan, atau sering buang air kecil (BAK) dengan volume sedikit, kadang disertai demam dan rasa sakit saat kencing juga dikenal dengan nama Infeksi Saluran Kemih (ISK). Paling sering disebabkan karena sering menunda BAK dan minum kurang dari dua liter sehari. Cobalah untuk minum air sehari minimum dua liter kemudian jangan menunda BAK. Bila keluhan anyang-anyangan tidak berkurang sebaiknya kunjungi Dokter Umum atau Dokter Spesialis Penyakit Dalam terdekat.

 

Salam Sehat

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Masalah kesehatan pria yang berbahaya dapat berupa kanker prostat dan penyakit jantung

6 Risiko Masalah Kesehatan yang Bisa Menyerang Pria

Pria memiliki risiko terkena berbagai masalah kesehatan yang berbahaya, sebagian bahkan dapat berakibat fatal. Kanker paru-paru dan kanker prostat merupakan beberapa contoh dari masalah kesehatan tersebut.