Ruam merah dan bengkak di paha setelah imunisasi

NY Info Penanya: NY, Wanita, 31 Tahun
Dokter saya ibu novi, anak saya laki nama nya danish pas tgl 8 sept nanti umurn nya 10 bln, bln agustus kmren tgl 10 agst 2019 suntik imunisasi campak mr di salah satu rumah sakit dgn dokter, pas dr suntik jangka wktu 3 hari anak saya demam selama 2 hari setelah turun panas anak saya seluruh badan kena ruam merah diseluruh tubuh, beberapa harinya ruam merah hilang sendiri ,yang saya tanyakan suntikan dipahanya dr imunisasi hampir sebulan dipahanya masih bengkak kayak benjolan gitu dan kemerahan di pahanya, gimana menurut dokter, saya khawatir dengan anak saya dan apa solusinya dok utk anak saya, terima kasih dok atas jawaban dr pertanyaab dari saya.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi NY,

Imunisasi merupakan salah satu tindakan pencegahan agar anak terhindar dari bahaya kesehatan yang timbul. Imunisasi sendiri merupakan salah satu program kesehatan utama yang diberikan pada anak berusia kurang dari 1 tahun dimana pemberian imunisasi tersebut dikenal dengan imunisasi dasar wajib.

Setiap imunisasi sendiri akan dilakukan secara penyuntikan ataupun melaui oral, tidak jarang dapat menimbulkan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) akibat reaksi tubuh setelah menerima imunisasi, cara dan proses pemberian vaksin. Beberapa diantaranya seperti ruam kulit, demam, bengkak, ataupun yang jarang terjadi adalah reaksi alergi berat. 

Pada imunisasi campak sendiri dapat menimbulkan efek samping seperti demam,bengkak dan nyeri pada lokasi penyuntikan, diare, mual atau muntah, sakit kepala, ataupun reaksi berat seperti kejang. Apabila masih bengkak dapat diberikan kompres dingin dan hangat untuk meredakan gejala dan diberikan obat pereda nyeri seperti paracetamol jika diperlukan. Jika bengkak tetap menetap, semakin bengkak, atau anak menjadi lebih rewel segera periksakan kembali pada dokter untuk dinilai kondisinya. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Penyakit campak disebabkan oleh virus Rubeola yang hidup pada mukosa hidung dan tenggorokan

Imunisasi Campak, Kapan Bayi Harus Mendapatkannya?

Penyakit campak disebabkan oleh virus Rubeola yang hidup pada mukosa hidung dan tenggorokan. Campak dapat menyebabkan infeksi telinga, diare, infeksi paru atau pneumonia dan pembengkakan pada otak.