logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo

Kulit & Kelamin

Robekan di vagina karena trauma

27 Jul 2020, 21:00

A

Info Penanya: A

Dok mau tanya. Kejadian ini buat aku trauma karna aku dipaksa. Vagina aku pernah di masukkan kepala penis dari mantan aku.Tapi kita belum pernah sampai melakukan itu, karna aku tendang dia. Dan habis itu sakit banget. Setelah beberapa hari, aku liat vagina aku dengan kaca. Ada robekan sedikit di bagian vaginaku. Dan pertanyaan aku, apakah aku masih perawan ? Dan apakah nanti kelak suami aku tau kalau vagina aku pernah dimasukkan secara vagina aku ada robekan bekas dimasukan kemaluannya?

Dilihat 9508

0 Komentar

SehatQ Logo

Dijawab oleh dr. Adhi Pasha Dwitama

Selamat siang A,

Keperawanan adalah salah satu yang hal yang memiliki definisi yang beragam. Jika pertanyaannya apakah masih perawan atau tidak, bisa beragam jawabannya, bisa tidak lagi perawan apabila pernah dimasukan suatu benda apapun atau bisa juga dikatakan tidak perawan apabila ada robekan di selaput dara

Meskipun begitu, robekan selaput dara sendiri tidak selalu karena berhubungan seksual sehingga tidak selalu bisa dijadikan patokan seseorang perawan atau tidak. Pada yang sudah berhubungan seksual juga bisa saja selaput dara tidak robek, misalnya karena selaput dara yang elastis, dipengaruhi ukuran penis, ataupun faktor lainnya. 

Tidak jarang ada beragam aktivitas yang bisa membuat selaput dara tidak lagi utuh atau robek seperti:

  • Olahraga berkuda
  • Olahraga sepeda
  • Olahraga senam
  • Aktivitas lain seperti senam, dansa, bermain aktif sampai bisa karena memanjat pohon 

Robekan pada selaput dara sendiri tidak lagi bisa kembali kecuali dilakukan operasi pembuatan kembali selaput dara yang tentunya membutuhkan biaya dan juga ada bahaya dan risiko yang bisa timbul. 

Apabila kasus sebelumnya adalah pemaksaan maka bisa merupakan suatu tindakan pelanggaran hukum. Bisa dikenai pasal untuk hukuman sesuai undang-undang hukum yang berlaku. Jadi bisa coba dipikirkan untuk tindakan kedepannya. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

kesehatan organ intimkelamin perempuanorgan intim wanita

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Beri Komentar

Butuh beberapa saat untuk menampilkan komentarmu.

Diskusi Terkait di Forum

Article Terkait

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved