reaksi alergi proterin pada bayi

N Info Penanya: N, Wanita, 33 Tahun
Selamat siang dok. Begini dok, anak sy usia 22 hr, punya alergi protein dan pernah di NICU slm 15 hr dr lahir. Dokter nya blm bisa memastikan protein nabati atau hewani yg membuat dia alergi. Utk itu, sy diharuskan pantang semua protein. Yg ingin sy tanyakan, apakah alergi protein dpt disembuhkan? Dan adakah cara lain, selain eliminasi alergen?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam Ny N

Reaksi alergi protein pada bayi terjadi saat bahan alergen memicu reaksi hipersensitifitas, paparan alergen pada bayi paling sering disebabkan protein susu sapi. 

Gejala yang dapat ditimbulkan diantaranya sesak nafas, suara mengi, batuk, kulit merah dan bengkak, hidung pilek, diare, mual dan muntah. Semua gejala terjadi saat adanya paparan alergen tersebut.

Pada bayi alergi protein paling sering adalah alergen protein susu sapi. Sehingga untuk tatalaksana di anjurkan untuk menghindari susu sapi. Sebagai alternatif dapat memilih susu yang terhidrolisis sempurna atau susu formula asam amino.  alternatif lain adalah pemberian susu kedelai setelah usia 6 bulan. 

Ibu bayi dapat memberikan ASI ekslusif selama 6 bulan untuk mencukupi nutrisi bayi anda, selama pemberian ASI anda disarankan menghindari produk yang mengandung alergen protein sapi.

Reaksi alergi pada bayi juga bisa ditatalaksana dengan pemberian obat golongan antihistamin yang menekan reaksi alergi. 

Dengan seiring pertambahan usia bayi, biasanya setelah 1 dan 3 tahun reaksi alergi dapat berkurang dan membaik .

Untuk saran gizi yang baik bagi bayi anda sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter spesialis gizi klinik (Sp.GK) atau dokter Anak (Sp.A)

Salam sehat

dr.Zulham

 

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Gatal di kemaluan adalah salah satu gejala alergi sperma yang dapat terjadi pada pria dan wanita

Gatal di Kemaluan Gejala Alergi Sperma, Ketahui Cara Mendeteksinya

Alergi sperma banyak terjadi pada wanita, namun dapat pula terjadi pada pria. Selain gatal di kemaluan, gejala alergi sperma juga menimbulkan kemerahan di kulit, sensasi terbakar, bengkak dibagian tubuh yang terkena sperma, hingga biduran.