Efek melahirkan normal

U Info Penanya: U
Dok 18 bln yg lalu sya mlahirkan ank kdua scr normal, cmn wkt ad kendala wkt ngejan krn krg tenaga..akhirny lahir seorg putri berat 3,4kg lbh bsr dr ank pertama..stlh 5-6bln knp mli mrasa agk ksakitan klo mengangkat kaki sblh kanan wkt mau copot CD atau memakai CD/celana , duduk lama dlantai atau shabis mengangkat benda yg lmyn berat rasa nyeri itu timbul rasany kyk otot vagina krsa sakit .kmdn sya ke Dr SpOG ktny tdk ad benjolan atau apa2, jd cmn dberi obat nyeri sja..tp smp skrg msh sprti itu
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, U.

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Melahirkan normal adalah salah satu cara melahirkan bayi melalui vagina. Umumnya terjadi di usia kehamilan 37-42 minggu. Tidak semua ibu hamil bisa melahirkan normal. Bagi ibu-ibu hamil yang memiliki resiko tinggi pada kehamilannya, biasanya akan disarankan untuk melakukan proses melahirkan dengan operasi caesar demi keselamatan ibu dan janinnya. 

Melahirkan secara normal memang memiliki keuntungan dan kekurangannya. Keuntungannya yaitu tidak perlu menginap di RS lebih lama, terhindar dari resiko yang disebabkan oleh operasi seperti perdarahan, reaksi terhadat anestesi, dan ibu bisa langsung berinteraksi dengan bayinya. Sedangkan kekurangannya yaitu kerusakan pada jaringan dan kulit di sekitar vagina yang beresiko robek akibat mengejan, rasa nyeri di perineum, cedera saat proses melahirkan seperti retak tulang panggul akibat bayi yang terlalu besar atau memar pada kulit.

Kondisi yang Anda alami ini bisa saja efek dari proses melahirkan anak Anda. Ini sering terjadi dialami oleh setiap ibu yang habis melahirkan dan itu wajar. Biasanya seiring berjalan waktu akan hilang dengan sendirinya. Cara menanganinya memang hanya lewat obat pereda nyeri. Lalu, sebisa mungkin Anda jangan melakukan aktivitas yang berat-berat dulu agar otot-otot di sekitar vagina dan panggul tidak bekerja terlalu berlebihan. Selain itu, bisa juga dibantu dengan mengkonsumsi vitamin B kompleks sebagai vitamin tambahan untuk otot dan saraf Anda. Jika tidak ada perubahan sama sekali, saya sarankan untuk Anda kembali kontrol ke dokter kandungan Anda agar di evaluasi kembali. 

Salam sehat,

dr. Ester

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Stres pasca melahirkan tidak hanya dapat berpengaruh pada ibu namun juga pada bayi

Stres Setelah Melahirkan Bisa Sebabkan Depresi dan Gangguan Kecemasan

Gangguan kecemasan memang umum terjadi pada ibu setelah melahirkan. Bila tidak ditangani dengan cepat, stres setelah melahirkan ini bisa menyebabkan depresi.