Rasa linu pada pinggang

SA Info Penanya: SA, Pria, 25 Tahun
Pagi, Dok, saya memiliki permasalahan rasa linu pada pinggang . Saya agak merasa risih terhadap linu yang sering terjadi saat melakukan aktifitas berjalan dengan waktu tempuh yang lama, mengendarai motor lebih dari setengah jam, kemudian aktifitas lainnya yang menurut saya biasa saja. Padahal dulunya sekitar 3 - 4 tahun lalu tidak seperti ini. Setelah diinjak atau ditekan bagian yang terasa linu di pinggang tepatnya disebelah kanan dan kiri tulang belakang beberapa menit saja rasanya kembali seperti semula.Saya ingin tanyakan:1. Apakah gejala rasa linu seperti pegal-pegal yang saya rasakan ini adalah gejala penyakit lain seperti hubungannya dengan penyakit ginjal, Dok? saya belum pernah sakit ginjal.2. Apa ada efek lain yang terjadi jika terus berlanjut?3. Apa ada cara mengobati ataupun mengurangi rasa linunya untuk beraktifitas seperti biasanya?Terima kasih sebelumnya ya, Dok.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Yth Bapak SA,

Rasa pegal dan linu pada daerah pinggang adalah salah satu masalah kesehatan yang hampir pernah dikeluhkan oleh setiap orang dalam masa hidupnya.

Penyebab dari sakit pinggang berdasarkan anatomi tubuh, adalah mengenai otot dan ligament.

  1. Ketegangan Otot (strain) , merupakan penyebab yang paling banyak. Dan akan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan.
  2. Ligamentum (Jaringan pengikat antar tulang dengan tulang) dikenal dengan nama “ strain lumbal”. Rasa nyeri yang ditimbulkan adalah nyeri hebat terutama saat mengangkat benda berat, dan penyebabnya adalah karena robeknya ligament. Untuk kondisi ini diperlukan operasi untuk memperbaiki ligamen yang putus.

Sedangkan penyebab sakit pinggang adalah :

  1. Trauma atau kecelakaan yang melibatkan punggung bagian bawah
  2. Gangguan pada syaraf (sciatica)
  3. Penyakit sendi (artritis).

Trauma dapat disebabkan oleh cedera saat olahraga, bekerja di rumah atau di kebun, atau tersentak tiba-tiba seperti kecelakaan mobil atau tekanan pada tulang belakang lainnya. Penyebab lain yang paling umum adalah menggunakan otot-otot punggung  dalam kegiatan yang tidak biasa dilakukan, seperti mengangkat mebel atau melakukan pekerjaan berat seperti mencangkul.

Mereka dengan Faktor Resiko tinggi untuk mengalami sakit pinggang adalah :

  1. Berat Badan Berlebihan (Gemuk dan Obesitas) terutama bagian perut
  2. Wanita hamil
  3. Mengangkat beban  berat berulang,
  4. Posisi sering membungkuk,
  5. Gerakan badan berlebihan secara tiba – tiba
  6. Menggunakan alat  dengan getaran dalam waktu lama.
  7. Postur tubuh statik, misalnya, duduk terlalu lama danbekerja didepan komputer.
  8. Keturunan / Faktor Genetik seperti serat kolagen yang lemah 
  9. Faktor Psikologi / Kejiwaan dan stress

Sakit pinggang karena penyakit ginjal dan saluran kencing, akan menimbulkan gejala nyeri sangat yang datangnya tiba –tiba (kolik) menjalar dari pinggang ke arah pubis sejalan dengan arah saluran kencing serta adanya gangguan pada proses buang air kecil (BAK), seperti sakit saat BAK, ada darah pada air seni, terasa panas terbakar, dll. Dalam hal ini sebaiknya segera mengunjungi Dokter atau Rumah Sakit terdekat.

Beberapa cara untuk mencegah sakit pinggang :

  1. Berdiri dan duduk dengan sikap tubuh yang benar
  2. Hindari atau perkecil Faktor Resiko
  3. Selalu melakukan peregangan sebelum olah raga atau kegiatan fisik lainnya yang berat dan tidak biasa.
  4. Jangan membungkuk ketika berdiri atau duduk. Saat berdiri, jaga titik berat badan agar seimbang pada kaki. Saat bekerja di rumah atau di kantor, pastikan posisi duduk dan berdiri berada pada ketinggian yang nyaman untuk tubuh. Duduklah di kursi dengan sandaran yang baik dengan posisi dan ketinggian yang tepat untuk pekerjaan tsb.
  5. Selingi duduk dengan secara berkala berjalan-jalan atau melakukan peregangan otot ringan untuk mengurangi ketegangan. Jika diharuskan duduk untuk jangka waktu yang panjang, istirahatkan kaki di bangku rendah atau tumpukan buku.
  6. Kenakan sepatu yang nyaman, sebaiknya tidak memakai sepatu hak tinggi dalam jangka waktu lama.
  7. Berhenti merokok, karena merokok mengurangi aliran darah ke tulang punggung bagian bawah dan menyebabkan cakram tulang belakang mengalami degenerasi.
  8. Tidurlah dengan posisi tubuh miring untuk mengurangi tekanan pada tulang belakang. Sebaiknya tidur di permukaan yang cukup padat, jangan terlalu empuk.
  9. Jangan mengangkat beban dengan tubuh membungkuk. sebaiknya  dengan menekuk lutut dan berjongkok untuk mengambil benda. Jaga punggung lurus dan terus dekatkan benda ke arah tubuh. Hindari memutar tubuh saat mengangkat.  Lebih baik mendorong  daripada menarik saat harus memindahkan benda berat.
  10. Sebisa mungkin mintalah bantuan orang lain untuk memindahkan dan mengangkat beban berat.
  11. Berolahragalah secara teratur. Gaya hidup yang aktif berkontribusi baik dalam  hidup sehat dan mencegah  nyeri pinggang.
  12. Makan makanan yang cukup Kalsium, Fosfor, dan vitamin D membantu menjaga pertumbuhan tulang baru.

Jika sakit pinggang terjadi lebih dari 3 bulan, dan tidak sembuh dengan saran- saran ini, sebaiknya Bapak mengunjungi Dokter Spesialis Orthpedi atau Dokter Spesialis Rehabilitasi Medis di Rumah Sakit terdekat.

 

Salam Sehat

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Ingin six pack? Lakukan 8 tips ini agar otot perut terbentuk.

Ingin Six Pack? Ini 8 Cara Membentuk Otot Perut yang Ampuh

Tidak hanya berolahraga di gym saja, untuk meraih otot perut, Anda juga harus memiliki rencana diet yang matang. Berikut ini 8 cara membentuk otot perut yang ampuh, untuk Anda.