Pusing ketika berganti posisi dan benjolan di belakang telinga. Apakah penyebabnya ?

NN Info Penanya: NN, Wanita, 18 Tahun
Entah mengapa akhir2 ini saya merasakan pusing. Tidak akhir2 ini juga sih, saya suka merasakan pusing ketika saya dari duduk atau tidur lalu berdiri saya merasakan pusing yang begitu hebat bahkan saya sampai gemeteran. Hal itu suka terjadi, tapi kadang iya kadang engga. Tapi sekarang sedang saya rasakan. Selain itu, ketika malam tadi tangan saya sedang memegang megang muka lalu entah mengapa saya ingin megang teling saya. Saya heran, dibelakang telinga kiri saya seperti ada benjolan 2 buah. Tapi rasanya keras seperti tulang lain hal dengan kelenjar yg suka dileher saya ketika saya sakit itu rasanya kaya kenyel. Lalu saya pegang benjolan ditelinga saya. Saya penasaran, setelah itu saya merasakan benjolan saya terasa nyut2an tapi tidak hebat namun nyut2an itu terasa. Sesekai nyut2an itu membuat saya sedikit pusing lalu hilang. Kira2 kenapa yaa dok? Mohon jawabannya yaa dok saya merasa takut. Terimakasih dok sebelumnya
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, NNH

Terimakasih sudah mengajukan pertanyaan di Forum SehatQ.

Pusing disebabkan oleh banyak faktor bisa akibat hormonal, keletihan, atau kondisi klinis tertentu. Pusat yang mengatur keseimbangan terletak di telinga sehingga bila berubah posisi bisa mengakibatkan gangguan keseimbangan sementara dan terasa pusing. Bisa juga karena aliran darah yang tiba-tiba berkurang ketika anda berganti posisi dari berbaring / duduk ke berdiri dengan tiba-tiba. Kurang makan atau kurang gula darah juga bisa mengakibatkan pusing. Kondisi klinis yang menyebabkan pusing selain penyakit di saraf otak seperti stroke atau tumor bisa juga dari penyakit umum seperti radang lambung (gastritis / maag) serta infeksi bisa menyebabkan pusing dan pegal-pegal.

Sedangkan benjolan di belakang telinga biasanya akibat kelenjar, bisa kelenjar getah bening (seperti yang di leher) atau kelenjar minyak, kelenjar rambut dan lainnya. Biasanya pada saat radang bisa membengkak dan terasa nyeri. Untuk mengurangi nyeri bisa kompres dingin dengan es dilapis kain.

Kapan pun ada keraguan, sebaiknya konsultasi dengan Dokter untuk evaluasi lebih lanjut.

Salam Sehat,

dr. Andre Zaini

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Ada tiga jenis sakit kepala primer, yakni sakit kepala tegang, sakit kepala cluster, dan migrain

Jenis-jenis Sakit Kepala Primer, Sudahkah Anda Mengenalnya?

Sakit kepala, kondisi yang mungkin sering terjadi, terdiri atas beberapa jenis. Salah satu penggolongan kondisi ini adalah sakit kepala primer, jenis sakit kepala yang memang menjadi suatu penyakit. Tiga jenis kepala primer yakni sakit kepala tegang, sakit kepala cluster, dan migrain.