Bagaimana cara mengatasi polip hidung?

M Info Penanya: M
Hallo dok, mau tanya cara mengobati pollip (tumor hidung jinak) tanpa operasi gimna yaa? Terus klo seandainya operasi itu pemulihannya berapa lama? Bahaya ngak dok klo pollip?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang M,

Polip adalah adanya jaringan lunak bertangkai yang mudah berdarah, bisa timbul diberagam area tubuh salah satunya yang sering adalah timbul di dalam rongga hidung dan dikenal dengan polip hidung. Polip sendiri bisa menimbulkan gejala terutama membuat hidung menjadi tersumbat, bisa memicu hidung berair, mimisan, membuat tidur mendengkur, penurunan kemampuan penciuman, dan gejala lainnya.

Polip hidung sendiri timbul tidak diketahui pasti karena apa tapi beberapa faktor bisa jadi pemicunya seperti paparan debu, polusi, riwayat alergi, dan lainnya. Untuk tahu pasti adanya polip perlu dilakukan pemeriksaan oleh dokter atau dokter spesialis THT. Nantinya jika ada polip dan mengganggu akan dilakukan penanganan baik dengan obat minum ataupun obat tetes. Jika dalam 2 minggu tidak ada perbaikan menggunakan obat tetes maka akan ditambahkan obat minum dan dalam 10 minggu polip tidak juga membaik maka bisa disarankan untuk dilakukan tindakan operasi. Meskipun sudah dilakukan operasi tetapi kemungkinan untuk kambuh tetap mungkin terjadi.

Untuk mencegah kekambuhan dan mencegah timbulnya polip hidung perlu hindari pemicunya seperti paparan alergan, lakukan pembersihan rongga hidung dengan larutan salin atau air garam, upayakan udara cukup lembap dan jaga kebersihan kamar. Polip sendiri perlu segera ditangani jika mengganggu terutama jika membuat keluhan yang lebih berat. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Anatomi hidung terdiri dari bagian luar dan dalam, seperti sinus dan silia

Rincian Anatomi Hidung Manusia Serta Fungsi dan Cara Kerjanya

Anatomi hidung lebih kompleks dari yang terlihat. Begitupun dengan fungsi dan cara kerjanya. Sebab, organ yang satu ini ternyata tidak hanya berperan dalam proses pernapasan, melainkan juga dalam pengecapan makanan, bahkan pertahanan tubuh.