Pinggang sering sakit dan linu, apakah penyebabnya?

RN Info Penanya: RN
Dok, pinggang sblh kiri saya sering sakit dan linu, saya pikir saya kurang minum air putih tp saya lakuin minum air putih sudah sesuai anjuran ,tetapi masih skit dan linu jg dok, itu knpa ya dok? Terimakssih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam RN,

Di daerah pinggang terdapat organ yang vital yakni liver/hati di pinggang kanan yng berfungsi menetralkan racun dan melawan infeksi mikroorganisme, pankreas di sebelah kiri yang salah satunya berfungsi sebagai penghasil insulin untuk mengontrol kadar gula darah (glukosa) dan mengubah glukosa menjadi gula otot (glikogen). Selain liver dan pankreas di pinggang terdapat ginjal sebelah kiri serta kanan. Ginjal berfungsi sebagai penyaring darah dan membuang zat sisa metabolisme berupa air kencing (urine). 

Beberapa kondisi yang menyebabkan adanya rasa sakit di pinggang sebelah kiri: 
  1. Adanya infeksi/ radang di pankreas
  2. Adanya masalah ada otot pinggang terutama otot yang terlalu tegang (kontraksi)
  3. Adanya kelainan pada tulang belakang sehingga menyebabkan terjepitnya saraf. Kelainan yang dirasakan dari nyeri hingga adanya mati rasa pada tahap yang lebih berat.
  4. Infeksi pada ginjal. Keluhan ditandai dengan adanya masalah pada kencing serta demam hingga menggigil
  5. Cedera otot sekitar pinggang
  6. Adanya batu ginjal. Ditandai dengan rasa sakit saat kencing, panas, keluar kencing sedikit dan terkadang urine disertai darah

Bersama ini saya sertakan artikel Pengobatan alami sakit pinggang. Konsultasikan dengan dokter spesialis penyakit dalam agar dilakukan pemeriksaan fisik maupun penunjang untuk mengetahui penyebab pasti sakit Anda. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Ghifara Zuhda

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Telapak kaki panas bisa disebabkan karena kelelahan atau adanya penyakit tertentu

11 Penyebab Telapak Kaki Panas yang Harus Anda Waspadai

Telapak kaki panas dan terasa sakit dapat disebabkan oleh kondisi seperti nefropati, kekurangan nutrisi, infeksi jamur, penyakit ginjal kronis, kekurangan hormon tiroid, HIV atau AIDS.