19 Dec 2020, 12:41Kulit & Kelamin

Apakah cairan pre ejakulasi saat petting dapat menyebabkan kehamilan ?

DN
Info Penanya: DN0
jika cairan pre ejakulasi bercampur lendir di bibir vagina, apakah salah satu sperma yg ada di pre ejakulasi bisa berenang sendiri masuk ke dalam serviks(rahim) tanpa adanya tekanan dok? dan jika sudah dibasuh air apakah mati?
1619 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Lidya Hapsari
(0)
Hallo DN,Saya akan menjawab pertanyaan Anda.Hubungan seksual baik dengan adanya penetrasi atau tanpa penetrasi sama-sama bertujuan untuk mencapai kepuasan seksual. Petting dipilih untuk menghindari kemungkinan terjadinya kehamilan. Kegiatan menggessekkan kelamin baik dengan busana atau tanpa busana ini memang memiliki risiko terjadinya kehamilan yang rendah, terlebih tidak dilakukan ejakulasi. Namun cairan sperma yang ada sebelum terjadinya ejakulasi masih dapat mengandung sperma.

Apakah cairan pre ejakulasi saat petting dapat menyebabkan kehamilan ?

Jika saat Anda dan pasangan melakukan petting, tetapi penetrasi tidak dilakukan, dan ejakulasi tidak di dekat liang vagina, hanya cairan praejakulasinya saja yang menempel, maka kemungkinan kehamilan dapat disingkirkan. Sperma butuh tempat yang cocok untuk bertahan hidup, dan tidak bisa bertahan lama di luar vagina. Sperma yang dikeluarkan di luar rahim akan segera mati. 

Jenis dan manfaat alat kontrasepsi

Ada banyak alat kontrasepsi yang bisa Anda dan pasangan pilih untuk mencegah kehamlilan antara lain :
  • Alat kontrasepsi non hormonal biasanya tidak menimbulkan efek samping yang terlalu banyak dibanding hormonal, salah satu contohnya KB IUD atau spiral. KB ini efektif dalam mencegah kehamilan namun tidak efektif dalam mencegah penyakit menular seksual. Alat kontrasepsi non hormonal yang Anda bisa pilih lainnya adalah kondom. Penggunaan yang praktis dan mudah ditemui dapat Anda dan pasangan gunakan. Alat ini juga efektif dalam mencegah penyakit menular sesksual.
  • Alat kontrasepsi hormonal ada berbagai macam diantaranya KB suntik, pil KB, dan implan. KB ini mengandung hormon yang mempengaruhi siklus mentruasi, dapat menambah berat badan, mengurangi gairah seksual, dan bisa muncul jerawat.
Untuk itu, jika Anda dan pasangan ingin menunda terjadinya kehamilan, jangan berhubungan seksual sebelum menikah dan gunakan alat kontrasepsi yang ada.Salam sehat.dr. Lidya Hapsari.
hubungan seksualmerencanakan kehamilankontrasepsi
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil