Petting tetapi masih perawan, apakah bisa hamil ?

S Info Penanya: S
Dok, saya petting 2 kali hanya diluarnya saja, saya telat haid, tapi saya masih perawan apa bisa hamil?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, S.

Petting merupakan suatu kegiatan yang dilakan dengan memberikan rangsangan pada pasangan berupa sentuhan, ciuman hingga gesekan alat kelamin yang bertujuan untuk mendapakan kepuasan seksual. Petting pada dasarnya merupakan bagian dari pemanasan pada proses aktivitas seksual yang umumnya disebut dengan istilah foreplay.

Tindakan petting memiliki beberapa risiko yang meliputi :

Mengenai pertanyaan Anda tentang peluang kehamilan akan bergantung seberapa jauh petting dilakukan. Jika Anda merasa masih perawan atau dengan kata lain tidak adanya penetrasi atau masuknya alat kelamin pria (penis) pada alat kelamin wanita (vagina) maka umumnya peluang kehamilan kecil. Akan tetapi perlu dipertanyakan apakah ada cairan yang mendekati lubang vagina atau tidak. Karena cairan yang keluar dari penis, baik berupa ejakulasi atau cairan yang keluar sebelum ejakulasi atau cairan pra-ejakulasi, keduanya dapat mengandung sperma kendati jumlahnya lebih banyak pada saat ejakulasi. 

Maka dikembalikan pada Anda yang mengetahui jelas kronologis dari aktivitas petting yang dilakukan, apabila ada cairan yang mendekati lubang vagina maka peluang kehamilan akan ada. Jika memang Anda dan pasangan belum siap menghadapi kondisi kehamilan ada baiknay menghindari aktivitas yang mengarah sebelum terjadinya hal yang tidak direncanakan dan menimbulkan dampak tidak baik bagi Anda dan sekitar Anda.

Salam sehat, 

dr. Rahmita Dewi

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Di Indonesia, usia legal menikah masih jauh lebih muda, dibanding usia ideal menikah pada pria ataupun wanita

Ini Usia Ideal Menikah! Bisa Jadi Jawaban Kalau Ditanya, "Kapan Kawin?"

Usia legal menikah di Indonesia tergolong sangat muda, yaitu 16 tahun untuk perempuan dan 19 tahun untuk laki-laki. Padahal, usia ideal menikah sebenarnya jauh lebih tinggi, daripada usia tersebut. Pada saat menikah di usia muda, terdapat risiko seperti komplikasi saat hamil, hingga perceraian.