21 Sep 2020, 11:59Kandungan

Petting dan ejakulasi di luar, bisakah hamil?

P
Info Penanya: P, Wanita, 22 Tahun
Dok, saya seorang Wanita usia 22 tahun, saya berhubungan seks pertama kali 2 hari yang lalu dan ejakulasi di luar, 2 minggu lalu juga melakukan petting tanpa pakaian dalam tapi kpla penis sempat masuk, terakhir mens tanggal 15 Agustus hingga sekarang belum mens lagi. Siklus menstruasi saya juga tidak teratur, untuk bulan Juli saya mulai mens tgl 13. Kira-kira apakah ada kemungkinan saya hamil? Saya tidak tau kapan masa subur krn mens tdk teratur. Mohon jawabannya. Terima kasih.
1151 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Sylvia V
(0)
Selamat sore, P.Melakukan aktivitas seksual seperti petting, dan hubungan intim dengan ejakulasi di luar, dapat menimbulkan kemungkinan kehamilan, walaupun kecil. Pasalnya, saat kepala atau seluruh penis masuk ke dalam vagina, ada cairan pre-ejakulasi yang keluar tanpa disadari. Cairan tersebut juga mengandung sperma yang mampu membuahi sel telur, walaupun jumlahnya lebih sedikit.Kemungkinan kehamilan akan semakin besar apabila Anda melakukan hubungan di masa subur. Apabila siklus haid tidak teratur, masa subur memang sulit diprediksi. Akan tetapi, menilik dari data haid Anda bulan Juli dan Agustus, siklus haid Anda kurang lebih adalah 33 hari. Dengan demikian, masa subur Anda akan jatuh pada 15-19 hari, terhitung dari hari pertama haid terakhir.Jadi, dihitung dari tanggal haid terakhir Anda yaitu 15 Agustus, maka tanggal 30 Agustus sampai 3 September adalah masa subur Anda. Apabila petting yang Anda lakukan dua minggu yang lalu adalah sekitar tanggal tersebut, maka kemungkinan hamil akan menjadi lebih besar.Oleh karena itu, Anda dapat mencoba untuk melakukan testpack satu minggu setelah terlambat haid. Apabila negatif, Anda dapat mengulanginya seminggu kemudian. Namun, apabila masih negatif juga, kemungkinan keterlambatan haid Anda adalah penyebab lain seperti:
  • Stres atau gangguan kecemasan
  • Kelelahan fisik
  • Pola makan yang tidak sehat seperti sering mengonsumsi junk food atau makanan cepat saji
  • Sering tidur larut malam
  • Sindrom ovari polikistik
  • Gangguan tiroid
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
Untuk memastikan, Anda disarankan berkonsultasi kepada dokter spesialis kebidanan dan kandungan, terutama apabila sudah tiga bulan berturut-turut tidak haid. Nantinya, akan dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang untuk memastikan penyebabnya, dan diberikan obat yang sesuai. Semoga bermanfaat. Salam sehat,
dr Sylvia
siklus haidkehamilanmenstruasi
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil