Perut terasa pagal ketika hamil, penyebab ketuban pecah

DP Info Penanya: DP, Wanita, 22 Tahun
Dear Dokter, saya memiliki keluhan dimana saya merasakan pegal pada perut. Saya sedang mengandung 14 minggu. Pada kehamilan sebelumnya, saya pernah mengalami pecah ketuban pada usia kandungan 22 minggu. Bayi saya harus dilahirkan dan dikuret. Apa penyebab pegal di perut yang saya alami? Serta apa penyebab serta pencegahan dari ketuban yang pecah sebelum waktunya? Terima kasih, Dok.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Salam sehat Ibu DP,

Selamat untuk kehamilannya semoga Ibu dan bayinya selalu sehat sampai saatnya melahirkan nanti.

Selama proses kehamilan karena pertumbuhan bayi dalam kandungan yang dari waktu ke waktu membutuhkan ruangan yang lebih besar, maka rahim dan otot-otot bawah panggul akan mengikuti pertumbuhan itu. Hal ini menyebabkan peregangan sampai batas maksimal saat kelahiran bayi nanti. Akibatnya Ibu akan merasa pegal atau tegang terutama pada bagian bawah rahim (SBR, Segmen bawah rahim) dan akan sangat terasa bila berdiri atau berjalan. Untuk mengatasinya Ibu dapat menggunakan korset khusus untuk wanita hamil, yang membatu mempertahankan kandungan dan bayi sehingga membantu Ibu tetap aktif tanpa adanya rasa sakit.

Ketuban pecah dini yang Ibu alamai pada kehamilan sebelumnya dapat disebabkan karena :

  • Kekurangan Vitamin C saat kehamilan
  • Infeksi pada vagina dan saluran genital
  • Polihidramnion (kelebihan air ketuban)
  • Inkompeten serviks (mulut rahim lemah)
  • Idiopatik (tidak diketahui)
  • Perdarahan pada kehamilan
  • Uterus abnormal (rahim tidak normal)
  • Adanya trauma (goncangan pada rahim)
  • Trauma saat Pemeriksaan kandungan
  • Ibu dengan riwayat ketuban pecah dini pada kehamilan sebelumnya

Pencegahan dan pengobatan akan disesuaikan dengan penyebab ketuban pecah dini diatas, namun sebaiknya diperiksa lebih lanjut kehamilan saat ini untuk mengetahui tindakan pencegahan yang dapat Ibu lakukan.

Ibu harus waspada dan segera ke UGD bila terdapat gejala :

  • Keluar air dari vagina
  • Kontraksi seperti hendak melahirkan

Sebaiknya Ibu segera kunjungi Dokter Kandungan (SpOG) untuk berkonsultasi lebih lanjut.

 

Salam sehat

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Masturbasi saat hamil dapat menjadi alternatif lain dari bercinta bersama pasangan

Masturbasi saat Hamil, Memang Boleh?

Masturbasi saat hamil dapat menjadi alternatif lain dari bercinta bersama pasangan. Masturbasi bahkan disinyalir dapat mengurangi stres yang terjadi selama kehamilan. Namun, apakah ini benar-benar aman?