Bagaimana cara untuk mengatasi konstipasi?

N Info Penanya: N
Dok, sy remaja perempuan berumur 17 thn. Beberapa bulan terakhir frekuensi BAB saya menurun drastis setelah melakukan diet, tapi 2 pekan akhir ini, tiba-tiba perut saya disekitar pusar hingga perut diatas kelamin menjadi membuncit dan terasa keras(kencang) jika ditekan tapi tdk sakit. Apakah yg bisa saya lakukan untuk mengatasi perut buncit dan untuk kembali melancarkan BAB dok? Terima kasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, N

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Konstipasi atau sembelit adalah keadaan dimana seseorang tidak buang air besar (BAB) selama kurang dari sama dengan 3 kali dalam kurun waktu 1 minggu. Konstipasi dapat menyerang segala usia, umunya memberikan perasaan yang tidak nyaman pada area perut dan sekitar. Konstipasi yang terjadi pada orang dewasa bisa terjadi karena adanya masalah terhadap pola makan.

Adapun beberapa penyebab konstipasi diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Kurang mengonsumsi serat (buah dan sayur)
  • Kurang aktifitas
  • Kurang minum 
  • Perubahan pada pola makan (diet)
  • Stress
  • Sering menahan BAB

Tindakan yang sebaiknya Anda lakukan adalah dengan berusaha perbaiki pola makan, tetap mengonsumsi makanan bergizi seimbang, perbanyak sayur mayur dan buah-buahan, cukupi kebutuhan cairan harian agar tidak dehidrasi, laukan olahraga rutin agar badan tetap bugar dan hindari stres. 

Jika keluhan dirasa tidak membaik, segera periksakan diri Anda ke dokter spesialis penyakit dalam agar dilakukan pemeriksaan dan penatalaksanaan lebih lanjut. Selain itu Anda juga bisa menyampaikan keinginan anda untuk turun berat, agar diberikan solusi terkait diet yang akan Anda lakukan. 

Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,

 

dr. Dian

 

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Bakteri yang menguntungkan manusia sebagian besar tinggal di bagian usus

Hidup Harmonis di Tubuh, Ternyata Ada Bakteri yang Menguntungkan Manusia

Tak semua bakteri itu jahat. Beberapa di antaranya diperlukan manusia dan hidup harmonis di dalam tubuh. Bakteri yang menguntungkan manusia tersebut bahkan juga dapat melawan penyakit, lho.