Perut bagian bawah keras. Apa penyebabnya?

N Info Penanya: N, Wanita, 19 Tahun
Hallo dok, Saya wanita 19 tahun, kenapa yah dok perut dibagian bawah pusar diatas kemaluan kaya keras gitu, tapi kadang keras terus jg kadang ilang keras nya. Itu kenapa yah dok ? Mohon penjelasan nya makasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, N.

Terimakasih atas pertanyaannya.

Nyeri perut bawah terasa keras bisa disebabkan beberapa hal, seperti:

  • Mengonsumsi minuman berkarbonasi. Terkadang akumulasi gas dari minum soda terlalu cepat dapat menyebabkan perut menjadi keras.
  • Makan berlebihan. Makan terlalu banyak atau makan terlalu cepat dapat memberi rasa kenyang yang tidak nyaman dan perut terasa keras.
  • Sembelit. Konstipasi dapat menyebabkan perasaan tidak nyaman menjadi terlalu penuh atau kembung bersama dengan perut yang keras.
  • Intoleransi makanan. Jika Anda kesulitan mencerna makanan tertentu seperti susu (intoleransi laktosa), ketika Anda mengonsumsinya, maka dapat menyebbakan kembung dan perut terasa keras.
  • Irritable bowel syndrome (IBS). IBS adalah gangguan usus besar yang dapat menyebabkan perut kembung dan kram, serta terasa keras.
  • Divertikulitis. Peradangan dan infeksi pada saluran cerna dapat menyebabkan perut kembung dan keras.
  • Gastritis. Luka pada lambung yang diakibatkan infeksi bakteri H. pylori, biasanya keluhan ini disertai sakit perut, kembung, perut terasa keras.
  • Infeksi saluran kemih.

Hal yang dapat Anda lakukan adalah:

  • Mengonsumsi banyak cairan.
  • Gunakan bantal pemanas. Anda bisa menempelkannya di perut.
  • Hindari mengonsumsi makanan yang pedas dan asam.
  • Makan sedikit-sedikit namun sering. Hindari makanan berlebihan.
  • Hindari mengonsumsi soda maupun kafein
  • Mengonsumsi banyak serat
  • Makanan yang dianjurkan: 
    • Sayuran. Sayuran secara alami rendah lemak dan gula dan dapat mengurangi asam lambung. Pilihan yang baika dalah kacang hijau, brokolo, asparagus, sayuran berdaun hijau, dan mentimun
    • Jahe. Anda dapat menambahkannya dengan teh
    • Oatmeal. Sumber serat yang baik untuk menurunkan refluks asam lambung
    • Buah-buahan. Buah yang boleh dikonsumsi seperti melon, pisang, apel, dan pir dapat menurunkan gejala refluks asam. Anda disarankan untuk tidak mengonsumsi buah yang asam
    • Daging tanpa lemak dan makanan laut. Contohnya ayam, kalkun, dan ikan dapat mengurangi gejala refluks asam. Anda dapat mengolahnya dengan dipanggang atau direbus
    • Putih telur. Hindari konsumsi kuning telur karena memiliki kadar lemak yang tinggi
    • Lemak sehat. Contohnya alpukat, minyak wijen, kenari. Hindari lemak trans, seperti gorengan.

Konsultasikan ke dokter jika keluhan yang Anda rasakan disertai:

  • Perut terasa nyeri
  • Mual
  • Muntah
  • Nyeri saat berkemih
  • Buang air besar berdarah
  • Penurunan berat badan

Semoga lekas sembuh. Salam sehat.

dr. Reni Utari

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Cara menghilangkan sendawa yang terlalu sering bisa dilakukan dengan mudah

Ini Cara Menghilangkan Sendawa agar Tak Terus Mengganggu

Sendawa bisa meredakan perut yang tak nyaman. Tapi sendawa yang terlalu sering juga tak baik untuk kesehatan. Anda perlu tahu cara menghilangkan sendawa yang keseringan, dan kapan harus mewaspadainya.