Pertolongan pertama pada pasien stroke

AL Info Penanya: AL, Wanita, 21 Tahun
Dok,kakek saya stroke,ini badannya panas dan tensi darahnya tinggi,dan tidak bisa apa" sudah ke manteri terdekat priksa di kasih obat sudah 3 hari tidak apa*,apa yang harus saya lakukan
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi Mbak AL,

Stroke merupakan gangguan akut peredaran darah otak sehingga terjadi kegagalan sebagian fungsi otak atau lebih. Kenali gejala stroke yang merupakan gangguan saraf menetap lebih dari 24 jam. Seringnya ialah hilang keseimbangan, ketidakmampuan menggunakan tangan atau kaki sesisi, gangguan bicara atau menjadi cadel/pelo.

Pertolongan penderita stroke di rumah merupakan sebagian kecil penanganan stroke karena pasien stroke membutuhkan alat-alat di RS seperti alat infus, selang lambung untuk beri makan, alat monitor jantung dan tekanan darah dan saturasi oksigen dan lain-lain. Juga penderita stroke memerlukan obat infus berupa neurotropik, dan obat penurun tekanan darah infus bila tidak mencapai target dengan obat minum.

Penyebab masalah kakek di atas yang merupakan kehilangan kekuatan dan komunikasi serta ada demam dapat disebabkan oleh penyakit sebagai berikut:

1. Stroke. Tanda dan gejalanya ketidakstabilan tensi, bicara pelo atau sudut mulut miring, dapat diawali dengan nyeri kepala hebat dan muntah. Faktor resiko stroke ialah merokok, kolesterol, diabetes, dan hipertensi

2. Gangguan elektrolit dan atau hipoglikemia. Tanda dan gejalanya kelemahan umum, banyak tidur, dapat disertai gangguan irama jantung pada pemeriksaan EKG, dapat diawali kurang makan atau diare berlebih sehingga keseimbangan cairan dan elektrolit terganggu. Hipoglikemia terjadi pada penderita diabetes yang minum obat gula tapi tidak makan teratur.

3. Infeksi. Tanda dan gejalanya demam di atas 38 C, biasanya batuk dan ada dahak berwarna kuning kehijauan, umumnya infeksi mengenai orang yang sudah lama tirah baring dan kurang gerak, gizi kurang, atau ada penyakit kronis seperti diabetes.

Saya sarankan kakek dibawa ke RS ya, minimal pada awalnya untuk menentukan diagnosa. Dokter akan memeriksa lebih jauh kondisi saraf pasien, mengambil darah, dan foto rontgen paru untuk mengetahui ada tidaknya masalah metabolik, elektroilit, dan infeksi. Jika ada fasilitas maka perlu dilakukan CT-Scan atau MRI untuk membedakan apakan stroke disebabkan pecah pembuluh darah otak atau akibat sumbatan. Hal ini memperngaruhi obat-obatannya.

Yang bisa dilakukan di rumah:

  • Perhatikan kemampuan menelan pasien jika ada tersedak ketika minum air maka jangan diberikan makanan atau minuman lewat mulut, jika tidak tersedak dapat disuapi perlahan bubur atau jus buah.
  • Kepala ditinggikan dengan dua bantal agar garis leher dan sampai bagian tengah bahu membentuk sudut 30 derajat.
  • Posisikan orang tersebut dalam keadaan tubuh menghadap ke sisi kiri bila ada muntah
  • Jaga suhu tubuh, jika demam boleh kompres air suam kuku di dahi dan ketiak. Jika bisa menelan dan tidak tersedak bisa memberikan paracetamol sesuai anjuran dokter.
  • Segera hubungi rumah sakit terdekat dan minta ambulans untuk datang ke lokasi
  • Mengenai tensi yang tidak turun-turun hal ini merupakan respon alami tubuh untuk mempertahankan sirkulasi darah ke otak yang cedera. Mengenai target penurunan tekanan darah pada pasien stroke berbeda dengan orang sehat. Hal ini akan dikaji oleh dokter spesialis saraf di RS.

Salam sehat,

dr. Andry Yoshua

 

 

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Pencegahan stroke dapat dilakukan melalui perubahan gaya hidup dan pola makan

Gaya Hidup dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Pencegahan Stroke

Pencegahan stroke dapat dilakukan melalui perubahan gaya hidup dan pola makan. Dengan menerapkan dua langkah tersebut, faktor risiko penyakit stroke dapat dikurangi secara drastis.