Perlunya Tidur dan Makan

TA Info Penanya: TA, Wanita, 2019 Tahun
Tidak banyak beraktifitas tapi cepat merasa lelah. Susah tidur bahkan sampai larut pagi. Nafsu makan berkurang. Apakah itu berbahaya?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat Malam TAA,

Tentu saja berbahaya. 

Kita cenderung berpikir bahwa tidur sebagai waktu saat pikiran dan tubuh berhenti bekerja. Sebenarnya tidur adalah periode aktif dimana tubuh melakukan aktivitas untuk memproses, menyimpan informasi dan perkuatan terjadi. Salah satu peran penting tidur adalah untuk membantu kita menggabungkan dan memadatkan memori. Orang dewasa memerlukan kira-kira 7-9 jam setiap malamnya untuk tidur. 

Rasa lapar adalah mekanisme protektif yang disusun untuk memastikan kita mengkonsumsi nutrisi yang tubuh kita perlukan untuk tumbuh, memperbaiki jaringan, dan fungsi sebagaimana mestinya. Makan dan tidur memegang peranan yang sama-sama penting.

Hati-hati dengan perubahan mood/suasana hati karena dapat mempengaruhi kualitas tidur dan makan.

Beberapa tips untuk dapat tidur :

  • Tetap pada jadwal tidur, termasuk saat akhir pekan
  • Lakukan ritual relaksasi sebelum tidur
  • Olahraga setiap hari
  • Evaluasi kamar tidur untuk memastikan temperatur ideal, suara dan lampu
  • Tidur di atas kasur dan bantal yang nyaman
  • Hati-hati terhadap pencuri tidur tersembunyi seperti alkohol dan kafein
  • Matikan barang-barang elektronik sebelum tidur

Beberapa tips untuk makan :

  • Pilih menu makanan yang disukai namun cukup bergizi
  • Konsumsi makanan segar dan warna bervariasi
  • Makan besar 3x/hari dan diselingi 2x snack di antaranya
  • Berpikir positif
  • Cintai tubuh sendiri. Ingatkan selalu sama diri sendiri bagaimanapun bentuk tubuh itulah kita. Jangan terjebak dengan image ideal di luar sana yang belum tentu sesuai dengan diri kita sendiri

Bila masih menemui kendala dapat konsultasi dengan psikiatri.

Semoga penjelasan saya bermanfaat.

Salam Sehat,

 

dr. Jeng Yuliana

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Kleine-Levin syndrome dikenal juga dengan istilah sindrom putri tidur

Ketahui Kasus Kebanyakan Tidur Selain Narkolepsi

Narkolepsi bukan satu-satunya penyebab kebanyakan tidur. Kleine-Levin syndrome atau sindrom putri tidur adalah penyakit langka yang juga bisa memicu kebanyakan tidur yang berkepanjangan. Penyakit ini telah dialami oleh beberapa orang di dunia.