Perbedaan penyakit GERD dan penyakit jantung iskemik

D Info Penanya: D
Selamat pagi dok saya mau nanya mekanisme hubungan GERD dengan PJI
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, D. 

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Penyakit GERD dan PJI (Penyakit Jantung Iskemik) merupakan penyakit yang berbeda. Pada GERD, yang bermasalah adalah organ lambung, sedangkan pada PJI yang bermasalah adalah organ jantung.

Berikut masing-masing penjelasan singkat dari kedua penyakit tersebut:
  • GERD atau gastroesophageal reflux disease adalah gangguan lambung dimana isi lambung yaitu asam dan enzim mengalir kembali ke esophagus sehingga menyebabkan iritasi di kerongkongan dan menimbulkan gejala dada terasa terbakar (biasanya terjadi setelah makan dan memburuk di malam hari), nyeri dada, kesulitan menelan, seperti ada benjolan di tenggorokan, kembalinya makanan atau cairan asam. Kadang disertai juga dengan batuk kronis, radang tenggorokan, sesak napas, tidur menjadi terganggu.
    Faktor-faktor penyebabnya adalah: kopi, cokelat, makanan berlemak, buah atau jus yang asam, minuman bersoda, rokok, hormon, obesitas, kehamilan, PPOK. Untuk mendiagnosis penyakit GERD, dibutuhkan pemeriksaan penunjang seperti endoskopi, esophageal manometry, esofagografi dengan barium enema. Untuk mengobatinya, Anda bisa mengonsumsi obat PPI, antasida, dll yang dapat Anda dapatkan lewat dokter spesialis penyakit dalam.
  • Penyakit jantung iskemik adalah penyempitan pembuluh darah arteri jantung atau yang dikenal dengan pembuluh darah koroner sehingga menyebabkan jantung kekurangan okseigen dan muncul gejala-gejala seperti nyeri dada (dada seperti tertindih atau ditekan), sesak napas, rasa dingin pada daerah kaki atau tangan, nyeri di leher, tenggorokan, rahang, punggung atau perut bagian atas. Faktor risiko penyebab terjadinya penyakit jantung iskemik adalah tekanan darah tinggi, kadar kolesterol yang tinggi, merokok, obesitas, diabetes, kurangnya aktivitas fisik.
    Untuk mendiagnosis penyakit jantung dibutuhkan pemeriksaan ECG (elekrocardiogram), echocardiogram, tes stres, holter monitoring, dll. Untuk mengobatinya, diperlukan perubahan gaya hidup, obat-obatan yang bisa didapatkan dari dokter spesialis jantung, atau prosedur medis seperti pasang ring pada jantung. 

Salam sehat,

dr. Ester

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Gejala asal lambung naik yang paling umum terjadi adalah heartburn

Kenali 7 Gejala Asam Lambung Naik agar Bisa Diatasi dengan Tepat

Gejala asam lambung naik atau gastroesophageal reflux disease (GERD) bisa ringan dan parah. Mulai dari heartburn, mulut terasa asam, rasa pahit di belakang mulut, kesulitan menelan, hingga batuk-batuk. Meski tidak bisa disembuhkan, GERD bisa dikendalikan agar tak terus mengganggu penderitanya.