Kenapa setelah cuci darah ureum dan kreatinin tetap meningkat?

MD Info Penanya: MD, Wanita, 21 Tahun
Selamat sore dok.Dok kenapa pada pasien ckd kadar kreatinin dan kadar ureum nya tetap meningkat padahal telah dilakukan cuci darah?Terima kasih dok
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, MDO.

Cuci darah atau dialisis adalah suatu prosedur medis yang dilakukan kepada orang-orang yang fungsi ginjalnya telah menurun.

Ginjal berfungsi untuk menyaring bahan-bahan yang tidak dibutuhkan tubuh, dan membuangnya melalui urine. Pada penderita CKD (Chronic Kidney Disease) atau gagal ginjal seperti yang Anda sebutkan, cuci darah sangatlah penting untuk menjaga agar tubuh terbebas dari bahan berbahaya mengendap di dalam tubuh.

Jenis Dialisis

Nah, terdapat dua macam dialisis yang saat ini sering dipakai:

1. Hemodialisis

Cuci darah tipe ini dilakukan dengan menggunakan bantuan alat. Darah dipindah ke mesin terlebih dahulu untuk dibersihkan, kemudian setelah bersih akan dikembalikan ke tubuh. Hemodialisis biasanya berkisar antara 3-5 jam per sesi, dan harus dilakukan di rumah sakit.

2. CAPD (Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis)

Cuci darah pada CAPD menggunakan rongga perut pasien untuk membersihkan darah yang kotor. Dokter akan memasang kateter yang terhubung dengan rongga perut. CAPD dapat dilakukan sendiri di rumah, 3-6 kali per hari.

Terkait cerita Anda, perlu diketahui terlebih dahulu bahwa ureum dan kreatinin adalah kadar produk sisa dalam darah setelah metabolisme di ginjal terjadi. Penderita gagal ginjal memiliki ureum dan kreatinin di atas normal.

Sebuah penelitian membahas tentang kadar kreatinin dan ureum pasca cuci darah. Rata-rata subjek memiliki kreatinin 5,21 mg/dl sebelum dilakukan cuci darah. Setelah cuci darah rutin selama sebelas bulan, kreatinin menjadi 2.85 mg/dl.

Sedangkan ureumnya, sebelum cuci darah 72.12 mg/dl. Setelah cuci darah menjadi 29.62 mg/dl.

Dapat dipelajari dari kasus ini, bahwa kreatinin dan ureum menurun, namun masih di atas batas normal. Namun, ada perbaikan sebelum dan sesudah cuci darah. Tetapi, menurunnya tidak langsung drastis sampai normal, melainkan bertahap. Butuh beberapa waktu untuk kadar kreatinin dan ureum sampai batas normal. 

Anda dapat berkonsultasi juga dengan dokter spesialis penyakit dalam untuk mendapatkan informasi lebih lengkap terkait cuci darah.

 

Terima kasih atas pertanyaan Anda, semoga yang disampaikan bermanfaat.

Salam sehat,
dr. Sylvia V

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Pielonefritis atau infeksi ginjal rentan dialami oleh perempuan karena saluran uretra yang lebih pendek sehingga bakteri mudah masuk

Pielonefritis, Infeksi Ginjal yang Membuat Buang Air Kecil Terasa Menyiksa

Pielonefritis adalah infeksi ginjal yang harus diwaspadai. Bila infeksi ginjal ini dibiarkan tanpa pengobatan, maka akan rentan menyebabkan komplikasi.