24 Nov 2020, 21:00Kandungan

Kapan harus cek urin saat keputihan?

MT
Info Penanya: MT0
Malam dokter, maaf mengganggu. Dok, saya mau tanya "setelah BAK atau air kencing terakhir itu sering keluar endapan putih banyak seperti salju dan kalau siang atau malam ketika kurang minum air, habis BAK Miss V terasa panas" apa penyebabnya dan bagaimana cara mencegahnya dokter?? Apakah perlu cek urine dan ke dokter??
379 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Lidya
(0)
Selamat malam, MT.Saya akan mencoba menjawab pertanyaan Anda.Keputihan serimg terjadi di setiap wanita, terutama wanita hamil, orang tua, pekerja seks komersial, ataupun wanita yang memiliki imun tubuh yang rendah. Keputihan dapat dikatakan normal jika keputihan tersebut tidak berwarna, tidak disertai rasa gatal, tidak berbau. Biasanmya keputihan normal ini terjadi saat menjelang atau selesai mentruasi.

Penyebab keputihan yang normal

Penyebab keputihan yang normal, antara lain :
  • Kelelahan
  • Rangsangan seksual
  • Olahraga berlebihan
  • Menyusui
  • Kehamilan

Penyebab keputihan yang tidak normal

Ada beberapa penyebab keputihan yang tidak normal antara lain :
  • Bakterial vaginosis (BV)
Keputihan jenis BV ini banyak dialami oleh wanita usia produktif.  Gejala yang dialami berupa keputihan yang berwarna putih keabuan disertai bau yang amis. Keputihan ini dapat disertai rasa gatal dan perih pada organ intim. Pengobatan keputihan ini dengan menggunakan antibiotik yang harus dikonsultasikan terlebih dahulu ke dokter.
  • Jamur Candida
Keputihan karena jamur candida memiliki gejala yang sangat gatal pada kemaluan. Keputihan berwarna putih seperti susu, lengket, dan berbau tidak sedap. Keputihan juga dapat menyebabkan perih pada vagina karena garukan. Penatalksanaannya menggunakan anti jamur yang dimasukkan ke dalam vagina.Keputihan juga dapat disebabkan oleh PMS, salah satunya gonorea, sifilis, atau chlamidya.

Yang dapat Anda lalukan

Yang dapat Anda lakukan antara lain :
  • Menjaga organ intim agar tetap kering, tidak lembab untuk menghindari munculnya bakteri
  • Gunakan pakaian dalam dan celana yang nyaman serta menyerap keringat
  • Hindari menggunakan pembersih kewanitaan secara terus menerus karena dapat membunuh kuman baik yang ada di vagina
Jika keluhan yang Anda rasakan terus berlanjut disertai nyeri saat berkemih, dan demam, segera cek urin di dokter.Semoga bermanfaat dan semoga lekas sembuh."Salam sehat,dr. Lidya Hapsari."
urinepenyakit menular seksualkeputihan
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil