Penyebab gigi sensitif

CB Info Penanya: CB
Apa penyebab gigi sensitif
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat Pagi, C

Gigi sensitif disebabkan oleh terbukanya lapisan kedua gigi, yang disebut dengan dentin. Jadi, gigi kita sebenarnya terdiri dari beberapa lapisan. Lapisan pertama, bernama enamel, atau yang sering juga disebut email, merupakan lapisan terluar, bagian ini merupakan bagian gigi yang paling keras.

Lalu, lapisan kedua, di bawah enamel, disebut dengan dentin. Lapisan ini merupakan lapisan yang sangat sensitif dengan rangsang nyeri. Jika enamel sudah mulai tipis atau terkikis, maka lapisan dentin akan semakin sering terpapar rangsang nyeri seperti makanan dan minuman yang panas atau dingin hingga hembusan angin.

Lapisan dentin juga bisa semakin terbuka dan rawan menimbulkan nyeri ketika gusi yang menutupi gigi bergeser posisinya hingga lebih mengarah ke bagian akar gigi.

Beberapa penyebab yang bisa membuat email semakin menipis dan gusi bergeser, di antaranya:

- Menyikat gigi terlalu keras, menggunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang keras, dan sikat gigi dengan arah yang salah. Arah menyikat gigi yang benar seharusnya dari arah gusi ke gigi, dan bukan menyamping.
- Erosi gigi atau terkikisnya email akibat kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman yang terlalu asam.
- Bertumpuknya karang gigi, sehingga membuat posisi gusi yang seharusnya menutupi dentin, menjadi bergeser.
- Kebiasaan menggertakkan gigi saat tidur.
- Gigi atau tambalan yang retak.
- Perawatan bleaching.

Semua kondisi di atas bisa diatasi dengan perawatan yang tepat dari dokter gigi.

Semoga membantu,

Salam sehat

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Tidak hanya karena sikat gigi, kekurangan vitamin C juga bisa menjadi penyebab gusi berdarah

9 Penyebab Gusi Berdarah dan Cara Tepat Mengatasinya

Penyebab gusi berdarah bisa beragam, mulai dari cara sikat gigi yang salah, karang gigi, periodontitis, kekurangan vitamin C, diabetes dan lainnya. Cara mengatasinya adalah hindari merokok, konsumsi suplemen.