Penyebab demam pada malam hari ?

CD Info Penanya: CD, Pria, 19 Tahun
Dok anak saya sedang flu batuk.Tapi kenapa ya,suhu badannya naik saat malam hari.?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore, CM.

    Demam dapat disebabkan oleh faktor infeksi ataupun faktor non infeksi. Demam akibat infeksi bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, jamur, ataupun parasit yang dapat terjadi di organ tubuh manapun. 

     Demam akibat faktor non infeksi dapat disebabkan oleh beberapa hal antara lain faktor lingkungan (suhu lingkungan yang eksternal yang terlalu tinggi, keadaan tumbuh gigi, dll), penyakit autoimun (arthritis, systemic lupus erythematosus, vaskulitis, dll), keganasan (Penyakit Hodgkin, Limfoma nonhodgkin, leukemia, dll), dan pemakaian obat-obatan (antibiotik, difenilhidantoin, dan antihistamin)  Selain itu anak-anak juga dapat mengalami demam sebagai akibat efek samping dari pemberian imunisasi selama ±1-10 hari. Hal lain yang juga berperan sebagai faktor non infeksi penyebab demam adalah gangguan sistem saraf pusat seperti perdarahan otak, status epileptikus, koma, cedera hipotalamus, atau gangguan lainnya.

Demam di malam bisa di sebabkan oleh penyakit infeksi saluran napas yang sedang di derita anak anda. Namun mengingat begitu banyak penyebab demam, sebaiknya periksakan anak anda ke dokter spesialis anak agar bisa diketahui diagnosis pastinya.

Adapun yang dapat anda lakukan untuk menurunkan demam:
1. Pemberian cairan dalam jumlah banyak untuk mencegah dehidrasi dan beristirahat yang cukup.
2. Tidak memakai baju yang terlalu tebal. 
3. Memberikan kompres hangat pada penderita.

4. Pemberian obat turun panas seperti paracetamol

Anda bisa membaca lebih lanjut mengenai demam, pada artikel berikut.

 

Semoga bermanfaat

Salam sehat

dr. Supiah S.D Sangadji

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Seperti pemeriksaan medis pada umumnya, tes laju endap darah mesti dilakukan di rumah sakit maupun klinik

Apa Saja yang Bisa Diketahui Dari Tes Laju Endap Darah?

Tes laju endap darah tidak bisa digunakan untuk mendiagnosis suatu penyakit yang spesifik. Tetapi hasil tes ini bisa membantu untuk mengetahui ada tidaknya peradangan pada tubuh Anda. Berdasarkan hasil pemeriksaan darah tersebut, dokter dapat menyarankan Anda guna melakukan tes-tes lanjutan demi mendapat diagnosis yang tepat.