Penyebab dan cara menurunkan leukosit tinggi

AL Info Penanya: AL, Wanita, 1 Tahun
Dok, apakah leukosit 10.000 termasuk tinggi? Apa penyebabnya dan bagaimana cara menurunkan leukosit yang tinggi ya dok? trimakasih dok
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, A.

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Sel darah putih atau leukosit merupakan salah satu jenis sel darah yang dihasilkan oleh sumsum tulang dan berfungsi sebagai sistem kekebalan tubuh. Sel darah ini menghasilkan antibodi untuk melawan virus, bakteri, dan parasit, dan berfungsi sebagai kekebalan tubuh manusia. Leukosit terdiri dari neutrofil, limfosit, monosit, eosinophil, dan basofil. 

Pada orang dewasa, kadar normal leukosit yaitu 3.500-10.500 per microliter. Jika lebih dari nilai normal, maka kemungkinan terjadi sesuatu di dalam tubuh manusia. Ada beberapa penyebab yang membuat leukosit meningkat, yaitu infeksi, efek samping dari konsumsi obat tertentu, gangguan kekebalan tubuh, dan penyakit pada sumsum tulang. Leukosit tinggi juga ditemukan pada penyakit leukemia atau kanker darah. Infeksi yang sering terjadi berupa infeksi pernapasan, infeksi saluran kemih, dan infeksi saluran pencernaan.

Pada kondisi Anda ini, leukosit 10.000 belum kategori tinggi. Masih normal. Gejala yang timbul jika leukosit tinggi yaitu berupa demam, lemah, lelah, pusing, berkeringat, ingin pingsan, dan tidak nafsu makan. Untuk menurunkan jumlah leukoist, bisa dengan pemberian antibiotik yang tepat sesuai dengan penyakitnya. Sebaiknya, jangan membeli antibiotik tanpa resep dari dokter. Jadi disarankan untuk memeriksakan diri dulu ke dokter agar mendapatkan antibiotik yang tepat sesuai dengan penyebabnya.

Salam sehat, 

dr. Ester

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Wabah difteri kembali menghantui masyarakat Indonesia

Wabah Difteri Muncul Lagi, Kenali Penyebab dan Pencegahannya

Wabah difteri kembali menghantui masyarakat Indonesia. Meski merupakan infeksi penyakit menular dan bisa mengancam nyawa, penyakit difteri dapat dicegah melalui imunisasi.