Penyebab dan cara mengatasi bau mulut ?

O Info Penanya: O, Wanita, 21 Tahun
Dok mau tanya kenapa tetep bau mulut meski sudah sikat gigi dan gak ada yang berlubang giginya dok. Penyebabnya apa dan cara menghilangkan bau mulut gimana ya dok
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore, O.

Bau mulut atau halitosis adalah kondisi dimana seseorang menghasilkan bau napas tidak sedap dari mulut yang tidak hilang dengan menyikat gigi atau berkumur. Bau napas pagi hari yang di miliki sebagian besar orang saat bangun tidur bukanlah halitosis.

Halitosis memiliki beberapa kemungkinan penyebab :
- Konsumsi makanan atau minuman yang baunya menyengat, makanan asam, tinggi gula
- Penyakit pada gusi dan gigi seperti ginggivitis, gigi berlubang, atau infeksi lain
- Penyakit THT lain seperti Tonsilitis, sinusitis
- Penyakit yang menyebabkan reflux asam lambung

- Menggunakan gigi palsu yang tidak dijaga kebersihannya
- Merokok

Cara terbaik untuk menghilangkan bau mulut adalah dengan memperhatikan kebersihan gigi, lidah dan mulut. Lakukan beberapa tips berikut ini :
- Menyikat gigi dan gusi secara baik dan benar minimal dua kali sehari setelah makan selama dua menit
- Gunakan pasta gigi berfluoride
- Secara lembut bersihkan lidah dengan pembersih lidah
- Periksakan kesehatan gigi ke dokter gigi selama 6 bulan sekali
- Jaga kebersihan gigi palsu dan lepaskan saat malam hari, jika mempunyai gigi palsu
- Coba gunakanan pasta gigi atau cairan pembersih mulut yang mengandung antibakteri
- Jangan merokok
- Jangan mengkonsumsi makanan dan minuman yang terlalu manis.

Jika keluhan tidak membaik, sebaiknya ke dokter gigi agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengidentifikasi penyebab bau mulut yang anda alami.

Semoga bermanfaat

Salam sehat

dr. Supiah S.D Sangadji

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Avulsi gigi adalah keadaan yang menyebabkan perubahan warna pada gigi akibat pendarahan pulpa

5 Komplikasi Avulsi Gigi yang Harus Anda Waspadai

Avulsi gigi adalah terlepasnya gigi dari soket yang biasa terjadi saat anak-anak mengalami cedera. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi, misalnya perubahan warna pada gigi dan infeksi gigi.