Penyebab bentol di bulu kemaluan apa?

AS Info Penanya: AS, Pria, 13 Tahun
dok saya mohon bantuannya,saya mau bertanya,saya sudah skeitar 2 hari mengalami gejala gatal di bulu kemaluan,tetapi gatal nya terdapat bentol ,ukuran bentol sekitar 1 cm,nah di bentol tersebut terdapat merah merah dan ada kulit yang tidak ada bentol bentol,saat saya garuk bentol tersebut mengeluarkan air,itu apa ya dok?apakah berbahaya?saya was was karena saya masih remaja.Terimakasih dok.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi AS,

Area kelamin adalah area yang sangat sensitif selain wajah, sehingga adanya gesekan akan memudahkan terjadinya infeksi bakteri, virus atau jamur.

Beberapa penyebab gatal dan bentol di kelamin:

  • Folikulitis. Peradangan pada area berambut akibat adanya sumbatan pada folikel rambut dan terinfeksi oleh bakteri. Akan muncul benjolan kecil menyerupai jerawat dan bisa membesar bernanah seperti bisul.
  • Herpes. Biasanya benjolan berupa gelembung berisi cairan yang bergerombol. Terasa panas, perih, dan nyeri.
  • Gigitan kutu kelamin. Biasanya akan tampak telor-telor kutu yang menempel pada rambut kemaluan. Biasanya akan semakin gatal saat malam hari.

Sementara yang dapat Anda lakukan adalah:

  1. Hindari menggaruk atau memecahkan benjolan. Bila terasa gatal bisa dikompres dengan es batu.
  2. Oleskan bedak salisil untuk meredakan gatalnya.
  3. Minum obat golongan antihistamin agar tidak terlalu gatal.
  4. Jaga kebersihan kelamin dengan rutin mengganti celana dalam.
  5. Hindari memakai celana yang ketat.
  6. Hindari kebiasaan masturbasi.
  7. Kompres benjolan menggunakan air hangat.

Lakukan pemeriksaan ke dokter kulit dan kelamin bila benjolan semakin besar atau banyak, atau muncul demam pada badan.

Salam sehat,

dr. Vina

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Pada bayi, penularan herpes bisa terjadi selama proses kelahiran dan kontak langsung lainnya dengan penderita herpes.

Awas! Ciuman dari Orang Lain Bisa Sebabkan Herpes pada Bayi

Selain orang dewasa, bayi pun bisa mengalami herpes. Bahkan, penularannya dapat terjadi melalui ciuman dari orang lain.