Penyebab batuk setelah terapi TBC selesai.

L Info Penanya: L, Wanita, 32 Tahun
dokter, saya sudah menjalani pengobatan TBC selama 6 bulan. Pemeriksaan terakhir hasilnya baik namun saya masih batuk-batuk dan masih sering merasakan nyeri dada. Apakah saya pengobatan saya gagal dan membutuhkan terapi tambahan? Terima kasih dok.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi L,

TBC merupakan salah satu penyakit paru-paru yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang seringkali menimbulkan gejala berupa batuk-batuk lebih dari 2 minggu, keringat malam, sering demam tanpa penyebab yang jelas, penurunan berat badan atau berat badan tidak bertambah meskipun sudah makan banyak, sesak napas, dll.

Penyakit ini bisa disembuhkan namun membutuhkan kepatuhan berobat dan sebisa mungkin mencegah penularan berulang dengan cara melakukan pemeriksaan dan pengobatan bersama-sama dengan orang-orang yang dicurigai bisa terinfeksi TBC, misal anggota keluarga yang serumah.

Pengobatan akan dilakukan minimal 6 bulan dengan pemilihan obat berdasarkan tingkat keparahan infeksinya dan dapat diperpanjang atau ditambah obat-obatan sesuai dengan respon terhadap pengobatan yang dilihat dari  keluhan atau hasil laboratorium yang ada.

Tanda-tanda pengobatan yang berhasil adalah adanya perbaikan keluhan batuk, sesak, penambahan berat badan secara bertahap, peningkatan napsu makan, serta hasil laboratorium dan rontgen yang mengalami perbaikan.

Bila dalam masa pengobatan belum menunjukkan perbaikan, bisa saja terjadi akibat ketidakpatuhan dalam meminum obat, resistensi obat dan memerlukan obat TBC jenis yang lain, atau adanya jaringan parut pada paru-paru yang menyebabkan keluhan tidak bisa hilang secara total, adanya penyakit lain seperti GERD yang juga menimbulkan keluhan sesak napas dan nyeri dada atau adanya alergi tertentu yang menyebabkan keluhan batuk bila terpapar alergen tertentu.

Sebaiknya lakukan pemeriksaan secara berkala ke dokter paru, patuh dalam meminum obat dan lakukan pemeriksaan dan pengobatan bersama-sama dengan orang-orang yang tinggal serumah.

Salam sehat,

dr. Vina

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Asam lambung naik atau GERD dapat dicegah dengan menghindari makanan yang mengandung asam dan lemak yang tinggi

Cegah GERD dengan Makanan untuk Penderita Asam Lambung Naik

Asam lambung naik atau GERD dapat dicegah dengan menghindari makanan yang mengandung asam dan lemak yang tinggi. Anda dapat mengonsumsi sayur, jahe, oatmeal, putih telur, buah yang tidak mengandung asam, atau makanan yang mengandung lemak sehat seperti alpukat dan kacang-kacangan agar terhindari dari asam lambung naik.