Penyebab BAB bayi satu bulan tidak setiap hari

NS Info Penanya: NS, Pria, 2020 Tahun
Hai dok.. Anak saya yang usianya br 1bulan lebih. se harian ini ga buang air besar,. Saya takut knapa2 pada anak saya dok.. Mhon infonya dok.. Makasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam Ibu NS,

Pola BAB pada bayi dapat berbeda dengan pola BAB pada orang dewasa. Fungsi pencernaan yang baik pada bayi ditandai dengan keluarnya mekonium dalam 24 jam pertama kelahiran. Mekonium berwarna kehijauan dan berisi materi dari cairan ketuban dan cairan sepanjang jalan lahir. Jadi bila dalam 24 jam pertama bayi sudah BAB mekonium itu tandanya organ usus besar normal. Kemudian dalam bulan2 pertama kehidupan bayi kerap tidak BAB tiap hari apalagi yang mendapat ASI ekslusif. Kemungkinan penyebabnya ialah:

  1. ASI padat nutrisi dan mudah diserap oleh pencernaan bayi. Bayi menyerap ASI dengan baik sehingga tidak ada sisa dalam usus besar untuk dikeluarkan menjadi tinja. Pada bayi yang hanya diberikan ASI BAB akan lebih jarang dibandingkan yang diberi susu formula. Susu formula mengandung bahan tambahan hasil pemrosesan yang tidak alami sehingga harus dikeluarkan dan tidak diserap sementara ASI tidak. Bayi dapat BAB hanya sekali dalam lima hari pada pemberian ASI eksklusif dan tetap sehat dan aktif.
  2. Bayi mengalami dehidrasi. Penyebab dehidrasi yang umum ialah peningkatan suhu tubuh atau demam kurang menyusu atau ASI ibu berkurang, gangguan di mulut bayi seperti sariawan dll. Akibatnya kandungan air dalam tinja turun dan tinja mampet susah keluar. Pada kasus berulang tinja yg keras akan menyebabkan iritasi dan kemerahan di anus bayi yang perih sehingga bayi jadi takut BAB. Ini kemudian memperparah konstipasinya.
  3. Bayi mengalami ketidakcocokan dengan makanan. Sistem pencernaan bayi khususnya dibawah 6 bulan belum lengkap enzim2nya juga belum kuat otot2 ususnya. Apabila bayi mendapat makanan padat misalnya roti atau nasi akan menyebabkan tidak tercerna dan lama sekali berada di usus akibatnya BAB tidak lancar. Hindari pemberian makanan dewasa pada bayi dan berikan ASI sampai usia 6 bulan.

Perhatikan tanda bahaya yang mengharuskan Ibu segera ke RS atau dokter seperti: perut membuncit dan keras, kentut sangat bau, bayi tidak nafsu makan, bayi rewel, tinja yang keras atau ada darah, dan bayi menangis saat BAB. Hal ini menunjukkan sudah ada kelainan usus atau penyakit pada bayi yang perlu pengobatan dokter.

Yang dapat dilakukan untuk melancarkan BAB bayi di rumah adalah:

  1. Beri makan ASI lebh banyak agar bayi kuat
  2. Beri air putih lebih banyak agar kotoran lebih mudah jalan di usus.
  3. Mandikan dengan air hangat agar merangsang keaktifan otot-otot pencernaan bayi
  4.  Pijat perut bayi dengan minyak telon agar hangat dan aktif.
  5. Membuat bayi aktif bergerak dengan main bersama atau diayun-ayun.
  6. Berikan hanya ASI sampai setidaknya bayi usia 6 bulan. Untuk menjamin pencernaan yang sehat dan mengurangi resiko alergi di masa depan

Salam sehat,

dr. Andry Yoshua

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Botol susu bayi rata-rata terbuat dari bahan silikon dan dapat disesuaikan dengan usia bayi

Variasi Botol Susu Bayi dan Tentukan Pilihan Terbaik untuk Si Kecil

Daya tahan dan keamanan botol bayi sangat penting saat memilih botol susu bayi. Kaca lebih kuat dibandingkan botol susu plastik yang lebih tidak tahan lama. Tetapi botol bayi plastik juga bisa dijadikan pilihan karena anti pecah, dan ringan.