Penularan corona dan pengurusan jenazah

P Info Penanya: P
Dok, corona itu kan menular lewat percikan dahak/bersin atau klo benda yg terkena kita pegang.knp pasien meninggal krn corona harus dibungkus plastik? Plastik kan merusak lingkungan dan susah terurai. kasian jasadnya busuk di dalam.Saya baca klo virus akan hidup di org hidup. Klo mati bknny virusnya mati?Knp jenazahny ga ditelanjangin, bajuny dibakar, dimandiin sm petugas yg pake apd? Trus dikasi ke keluarga utk dimakamin layak pas uda bersih? Knp sejahat itu?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang P,

Virus corona merupakan virus yang memiliki kemampuan penularan yang tinggi. Oleh sebab itu perlu penanganan khusus baik pada Orang Dalam Pemantauan, Pasien Dalam Pengawasan, ataupun apabila sudah positif didiagnosa terinfeksi COVID-19.

Apabila pasien dengan positif COVID-19 meninggal dunia, maka akan dilakukan penanganan khusus mulai dari pemulasaran sampai penguburan. Virus corona tetap bisa hidup tidak hanya di dalam orang hidup, tapi juga bisa bertahan hidup sampai beberapa hari di suatu benda tergantung jenis benda, suhu udara, kelembapan dan faktor lainnya.

Jadi biarpun seseorang telah wafat, bukan berarti virus langsung ikut mati, sehingga perlu penanganan khusus agar tidak terjadi penularan sesuai UU no 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular, UU no 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan dan Surat Edaran Dirjen P2P Nomor 483 tahun 2020 tentang Pedoman Kesiapsiagaan Menghadapi Indeksi Novel Corona Virus.

Memang terkesan jahat apalagi di momen terakhir keluarga bisa melihat, tetapi perlu diperhatikan juga faktor keselamatan dan untuk memutus rantai penyebaran dari wabah tersebut. 

Begitu juga saat pemulasaran, dimana petugas perlu menggunakan alat pelindung diri dan prosedur khusus. Untuk lokasi pemakaman juga perlu diperhatikan dimana harus memiliki jarak yang cukup jauh dari sumber air tanah, diperlukan bungkus jenazah yang tahan air, dimana dimaksudkan agar tidak mencemari dan bisa menimbulkan penyebaran. 

Untuk kremasi juga bisa dilakukan seperti di beberapa negara terdampak lain, tapi di Indonesia sendiri pemakamaan lebih banyak dilakukan dengan penguburan sehingga dilakukan prosedur penanganan penguburan khusus. Jadi dari tujuan itu kita juga perlu bisa mengerti dan memaklumi dimana prosedur dilakukan untuk keselamatan bersama.

Kita juga perlu menjaga kebersihan diri dan mengikuti imbauan pemerintah salah satunya melakukan social distancing agar kita bersama bisa memutus rantai penularan dari wabah COVID-19 ini. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Alcohol swab penting untuk cegah infeksi pasien di rumah sakti, terutama saat pandemi

Alcohol Swab untuk Cegah Virus Corona, Efektifkah?

Alcohol swab sangat penting untuk fasilitas kesehatan karena dibutukan untuk mensterilkan permukaan kulit yang akan disuntik. Jika alcohol swab diborong dan fasilitas kesehatan kekurangan, maka penyembuhan infeksi COVID-19 pun bisa terhambat.