Pengobatan Alternatif Hernia

BP Info Penanya: BP, Pria, 30 Tahun
Halo Dokter, Apakah ada cara pengobatan selain operasi untuk penyakit hernia? Terima kasih sebelumnya.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore Bapak BP,

Yang dimaksudkan dengan Hernia adalah keluarnya suatu organ tubuh dari tempat seharusnya organ itu berada melalui suatu lapisan otot atau jaringan yang lemah. Penyebab hernia adalah karena bawaan sejak lahir  (hernia kongenital) dan hernia yang didapat (hernia akuisita).

Klasifikasi sesuai dengan lokasi keluarnya hernia, maka hernia dapat digolongkan menjadi 6 jenis yaitu :

  • Hernia Diafragmatika (Diaphragmatic Hernia), yaitu adanya organ perut contohnya usus yang masuk dan menonjol ke dalam rongga dada.
  • Hernia Hiatal (Hiatal Hernia), masuknya sebagian lambung melalui sebuah lubang di diafragma (pembatas antara rongga perut dengan rongga dada)
  • Hernia Femoral (Femoral Fernia), yaitu masuknya organ dalam perut  seperti usus, melalui otot perut ke daerah paha atas.
  • Hernia Insisional (Incisional Hernia), yaitu keluarnya organ tubuh melalui luka bekas sayatan operasi.
  • Hernia Inguinal (Inguinal Hernia), yaitu keluarnya organ dalam perut seperti usus atau lemak pembungkus usus melalui otot perut ke daerah pangkal paha. Hernia inguinal merupakan jenis hernia yang paling umum, dan paling sering dijumpai.
  • Hernia Umbilikal (Umbilical Hernia), yaitu keluarnya organ dalam perut seperti usus atau lemak pembungkus usus melalui otot perut ke daerah dinding perut disekitar pusar. Hernia umbilikal paling sering terjadi pada bayi baru lahir sampai usia enam bulan.

Beberapa kebiasaan baik yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya Hernia Inguinalis adalah :

  1. Memiliki Berat Badan ideal
  2. Menghindari penyakit batuk kronis atau batuk lama
  3. Menghindari mengedan dan hindari konstipasi.
  4. Mengangkat beban berat dengan posisi tubuh yang baik
  5. Jangan terlalu sering berdiri dalam waktu lama
  6. Menghindari atau meminimalkan Faktor Resiko terjadinya hernia

Faktor Resiko yang meningkatkan terjadinya Hernia Inguinalis adalah ;

  • Batuk kronis
  • Usia tua
  • Faktor Keturunan
  • Laki-laki memiliki resiko lebih tinggi dari perempuan
  • Kegemukan (obesitas)
  • Sering hamil dan melahirkan
  • Bayi prematur

Pengobatan untuk hernia, disesuaikan dengan penyebab dan jenis hernia itu sendiri secara spesifik.

Sayangnya Bapak tidak menjelaskan secara pasti jenis hernia atau tonjolan yang terjadi di daerah mana. Sehingga sesuai dengan persentasi hernia terbanyak, maka kami mengira kemungkinan kernia yang dikeluhkan adalah jenis Hernia Inguinalis, yang juga dikenal dengan nama turun berok.

Awalnya tonjolan akan muncul di pangkal paha, dan seiring berjalannya waktu maka tonjolan akan turun dan masuk ke dalam scrotum (kantung pelir) dan disebut Hernia Scortalis.

Sampai saat ini, pengobatan  terbaik dengan tingkat kesembuhan yang paling baik adalah dengan pembedahan atau operasi. Untuk operasi hernia, terdapat beberapa tekhnik operasi yang sudah berkembang dan disempurnakan sesuai kemajuan Ilmu Kedokteran. Prinsip operasi hernia ini adalah mengembalikan organ yang keluar ke lokasi seharusnya organ itu berada, dan menutup jaringan yang lemah  atau lorong yang terbuka tsb.

Komplikasi yang dapat terjadi bila pengobatan tidak segera dilakukan adalah, terjepitnya usus karena tidak berada didalam perut, menyebabkan terganggunya aliran darah ke usus, dan menyebabkan kematian atau pembusukan usus. Komplikasi ini dapat mengancam nyawa penderita, bila terlambat ditangani.

Saran kami sebaiknya Bapak segera mengunjungi Dokter Spesialis Bedah untuk berkonsultasi dan diperiksa lebih lanjut.

Salam Sehat

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Memahami penyebab hernia dapat membantu mencari cara pencegahannya

Ketahui Penyebab Hernia dan Tipe-tipenya

Hernia seringkali dikenal dengan nama turun berok atau usus turun. Penyebab hernia merupakan kombinasi dari dua hal, yaitu tekanan dan celah atau adanya kelemahan pada otot. Adanya tekanan pada organ dalam menyebabkan organ tersebut terdorong ke bagian otot yang lemah atau memiliki celah.