Penggunaan obat Xarelto untuk hipertensi

JG Info Penanya: JG, Pria, 64 Tahun
Dear Dokter,Perihal tentang penggunaan obat Xarelto 20mg, penyakit saya adalah tekanan darah tinggi atau hipertensi sudah 30 tahun dan minum obat itu setiap hari. Saat ini saya konsumsi Bloopress 8mg dan Concor 5mg. Dokter jantung menyarankan untuk lanjut meminum Xarelto karena diyakini sebagai obat anti stroke, coroner dan DVT. Saya rutin check tapi tidak punya riwayat sakit jantung. Apa sebenarnya obat Xarelto diperlukan? Terima kasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, J.

Obat xarelto (Rivaroxaban) merupakan antikoagulan digunakan untuk mengobati dan mencegah trombosis vena dalam (DVT), mencegah stroke dan cegah pembekuan darah pada pasien gangguan irama jantung. 

Obat ini diberikan bagi mereka yang memiliki resiko tinggi :
- Gangguan irama jantung
- Memiliki resiko yang dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke seperti darah tinggi
- Punya angina tidak stabil (unstable angina)
- Menjalani operasi penggantian lutut atau pinggul

Obat yang anda konsumsi saat ini Bloopress 8 mg (candesartan), concor 5 mg (bisoprolol) untuk mengobati tekanan darah tinggi, agar tekanan darah anda terkontrol (dalam batas normal). Darah tinggi (hipertensi) merupakan salah satu resiko penyebab gangguan aliran darah pada arteri coroner (jantung), otak, pembuluh darah perifer  ataupun arteri lain dalam tubuh dimana meningkatkan resiko kejadian serangan jantung, stroke, trombosis vena dalam, dan emboli paru. Sehingga pemberian obat xarelto oleh dokter jantung anda karena mempertimbangkan faktor resiko yang anda miliki (Hipertensi). 

 

Semoga bermanfaat

Salam sehat,

dr. Supiah S.D Sangadji

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Kolestrol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan serangan jantung tanpa gejala apapun

Nyeri di Belakang Leher Tanda Kolesterol Tinggi, Benarkah Demikian?

Banyak orang menganggap bahwa nyeri di belakang leher, sakit kepala, kesemutan, dan pegal-pegal adalah tanda dari kolesterol tinggi. Ternyata tidak ada gejala tertentu saat kadar kolestrol tinggi, namun dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan serangan jantung.