Penggunaan KB Suntik

Info Penanya: , Wanita, 2019 Tahun
Asalamualaikum.. Dok sayah mau bertanya khn sayah baru baru banget yobain KB suntik terus sayah sudah hed.. Udah seminggu lebih gk apah2 ataw gimana dok? Mohon bantuan nya ea dok
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, B

Menggunakan KB suntik adalah cara yang sangat efektif dan aman untuk mencegah kehamilan yang tidak direncanakan. KB dalam bentuk suntik mengandung hormon yang mencegah kehamilan yang tidak direncanakan. Ada dalam bentuk depo selama tiga bulan sekaligus. Hormon dalam suntikan ini adalah progestin. Serta suntik tiap bulannya. Fungsinya untuk mencegah ovulasi dan meningkatkan penumpukan lendir di sekitar pembukaan pintu rahim. Sebaiknya disuntik tepat 1 bulan / 3 bulan agar menjamin efektivitas mendekati 100% dalam mencegah kehamilan. 

Suntik KB tidak mencegah penularan penyakit menular seksual. Sebaiknya tetap menggunakan kontrasepsi jenis barrier seperti kondom. 

Penyebab dari efek sampingnya karena ada peningkatan kadar hormon dalam tubuh yang sengaja diubah. Dibandingkan metode pil KB, suntikan memiliki hormon yang lebih tinggi dan efek sampingnya bisa lebih berat. Jika anda menghentikan penggunaan KB suntik siklus normal tidak langsung kembali begitu juga tingkat kesuburannya belum langsung kembali. Dan anda tidak bisa langsung hamil setelah menghentikan penggunaannya terutama untuk suntik yang 3 bulan.

Efek Samping Suntik KB

Sama dengan pil KB yang mengandung hormon, ada efek pada tubuh yang tidak diinginkan :

1. siklus haid tidak teratur, terutama 6-12 bulan pertama setelah mulai suntik

2. nafsu makan bertambah

3. peningkatan jumlah perdarahan saat menstruasi

4. berat badan bertambah

5. mual

6. perubahan libido

7. nyeri di payudara

8. nyeri kepala

9. perubahan mood 

Bicarakan dengan Dokter Kandungan anda untuk informasi lebih detail.

Semoga penjelasan saya bermanfaat.

Salam Sehat,

dr. Andre Zaini

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Hipotensi atau tekanan darah rendah adalah gangguan yang kerap terjadi pada ibu hamil

Berikut Penyebab Tekanan Darah Rendah Selama Kehamilan

Hipotensi atau tekanan darah rendah adalah kondisi normal pada 24 minggu pertama kehamilan dan tidak menyebabkan masalah. Namun, jika tekanan darah normal kurang dari 120/80 mmHg dapat menyebabkan pusing, mual, hingga pingsan.