Pengaruh testis terhadap kesuburan

R Info Penanya: R, Wanita, 28 Tahun
Siang, Dok. Usia saya 28th, suami saya 32th. Sudah nikah 3 tahun tapi belum hamil . Padahal kami sudah konsutasi ke dokter kandungan. Dokter, mengatakan itu sperma suami jumlahnya sedikit. Selain itu, buah zakarnya turun sebelah yang sebelahnya lagi tempatnya lebih di atas, itu sudah dari kecil katanya, Dok.Adakah tips atau saran agar saya dan suami bisa segera memiliki anak? Terima kasih, Dok.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Dear Ibu R,

Jika dilihat dari penjelasan Ibu, suami Ibu kemungkinan mengalami suatu kondisi yang dinamakan Undescended Testicles (Kriptorkismus) atau Monorchism dimana satu atau kedua testis tidak turun ke dalam scrotum, dan tetap tinggal dalam rongga perut (abdomen). Proses turunnya testis ke dalam scrotum terjadi saat bayi dalam kandungan, atau sebelum kelahiran.  

Untuk mengatasi kondisi ini, perawatan yang paling baik dilakukan sedini mungkin dan dilakukan dengan pemberian hormon pada bayi setelah usia 9 bulan sampai anak sebelum berusia 2 tahun. Perawatan ini juga dapat dilakukan pada anak sebelum berusia 8 tahun, namun angka keberhasilannya akan lebih kecil. 

Jika terapi hormon seperti di atas tidak membuahkan hasil, maka perawatan selanjutnya yang dapat dilakukan adalah dengan jalan pembedahan. Perawatan bedah ini paling efektif apabila dilakukan saat anak berusia 1 hingga 2 tahun dengan usia maksimal sebelum masa Puberitas. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memaksimalkan fungsi seks sekunder, mencegah terjadinya keganasan (kanker), mencegah kemandulan saat anak nanti dewasa, fungsi kosmetik dan mencegah komplikasi lainnya.

Bila sampai usia dewasa pengobatan belum dilakukan, maka sangat disarankan untuk  segera mengunjungi Dokter Spesialis Bedah Urologi untuk berkonsultasi lebih lanjut. Untuk mengetahui kondisi testis yang masih terletak di dalam perut tersebut, dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik diikuti dengan Test Diagnostik seperti USG, CT Scan sampai MRI.

Pada kondisi ini, tindakan pembedahan akan sangat disarankan agar testis yang berada di dalam perut tidak berkembang menjadi kondisi keganasan seperti kanker. Sebaiknya konsultasikan dengan dua atau lebih Dokter Spesialis Bedah Urologi, untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap.

Mengapa kondisi ini bisa saja memengaruhi kesuburan? Karena di dalam testis diproduksi spermatozoa (sel sperma), dan hormon testosteron yang penting bagi perkembangan kelamin, dorongan seksual, dan proses pembentukan spermatozoa yang berhubungan dengan kesuburan (infertilitas).

Produksi sel sperma oleh kedua testis yang normal pada umumnya menjadikan seorang pria mempunyai kesuburan normal. Namun, bukan berarti pria yang hanya memiliki 1 testis tidak subur. Pada Pria yang hanya memiliki satu testis, maka testis ini akan mengambil alih tugas yang dibebankan kepadanya, sehingga sangat mungkin pria ini dapat memiliki keturunan dan hidup secara normal.

Kehamilan dapat saja terjadi, walaupun jumlah sperma yang dihasilkan satu testis hanya sedikit. Yang terpenting adalah kualitas dari sperma tersebut, karena hanya dibutuhkan satu sel sperma untuk membuahi satu sel telur yang telah matang untuk terjadi proses kehamilan.

Untuk mengetahui tentang kualitas sperma maka Ibu dan Suami dapat mengunjungi Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Sub Spesialis Infertilitas atau Laboratorium klinik terdekat untuk melakukan pemeriksaan analisis sperma.

Selain itu, Ibu dan pasangan juga dapat mencoba metode kehamilan dengan bantuan seperti inseminasi buatan sampai bayi tabung. Semoga jawaban di atas dapat membantu. Selamat mencoba, dan semoga dilancarkan untuk segera mendapatkan momongan.

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Mengetahui masa subur adalah salah satu cara cepat hamil yang perlu Anda lakukan

Berbagai Cara agar Cepat Hamil yang Perlu Anda Ketahui

Kehamilan harus direncakan dengan matang. Beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk merencanakan kehamilan, antara lain memahami siklus menstruasi dan masa ovulasi, menerapkan pola hidup sehat, dan frekuensi seks yang cukup.