Pengaruh genetik terhadap myopia

SS Info Penanya: SS, Wanita, 17 Tahun
Jika kedua orang tua atau salah satu dari orang tua mempunyai mata minus/miopia, apakah kemungkinan besar akan memberikan gen atau keturunan mata minus terhadap anaknya ?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang SS,

Myopia atau rabun jauh adalah gangguan refraksi mata dimana seseorang tidak dapat melihat jelas objek yang letaknya jauh, hal ini disebabkan karena bentuk bola mata yang terlalu panjang atau kornea yang terlalu melengkung. Penderita rabun jauh akan merasa pusing bila melihat objek yang letaknya jauh terlalu lama. Karena penglihatannya tidak jelas maka penderita rabun jauh seringkali menyipitkan mata sebagai usaha untuk memfokuskan penglihatannya. Kelainan mata ini dapat dikoreksi dengan penggunaan kacamata atau lensa kontak.

Berdasarkan penelitian memang faktor genetik merupakan salah satu penyebab seseorang lebih rentan terkena rabun jauh. Seseorang lebih rentan terkena rabun jauh bila orang tuanya menderita rabun jauh, dan seseorang lebih besar kemungkinan menderita rabun jauh bila kedua orangtua menderita rabun jauh dibanding dengan hanya salah satu orang tua saja.

Meskipun ada faktor genetik, tapi terjadinya rabun jauh lebih disebabkan oleh kebiasaan melihat yang tidak benar seperti :

  1. Kebiasaan membaca dengan lampu kurang terang.
  2. Kebiasaan menatap layar komputer secara terus-menerus.
  3. Menggunakan gadget dengan layar terlalu terang atau terlalu gelap.
  4. Kebiasaan menonton TV dalam kondisi ruangan gelap.
  5. Aktivitas diluar ruangan dengan paparan sinar matahari yang sangat menyilaukan.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah rabun jauh atau mencegah bertambah parahnya rabun jauh adalah :

  1. Perbanyak konsumsi sayur dan buah yang mengandung vitamin A.
  2. Istirahatkan mata dengan rumus 30 yakni setelah menatap layar komputer selama 30 menit, alihkan pandangan dengan objek yang letaknya berjarak 30 kaki selama 30 detik.
  3. Gunakan kacamata atau lensa kontak dengan ukuran yang sesuai.
  4. Gunakan kacamata hitam bila aktivitas duluar ruangan.
  5. Hindari membaca dalam kondisi ruangan gelap.

Bila keluhan mata buram disertai pusing,penglihatan ganda, mata merah segera lakukan pemeriksaan ke dokter spesialis mata untuk penanganan lebih lanjut.

Salam sehat,

dr. Vina

 

 

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Penderita ankylosing spondylitis berisiko tinggi mengalami patah tulang sehingga membutuhkan vitamin D

Vitamin untuk Tulang dan Sendi Bagi Penderita Ankylosing Spondylitis

Ankylosing spondylitis adalah kondisi tulang belakang dan sendi yang rapuh dan rentan patah. Penderita ankylosing spondylitis membutuhkan vitamin D dan vitamin B12 untuk menjaga kepadatan tulang.