Penanganan introvert di usia muda

S Info Penanya: S, Pria, 2019 Tahun
halo dok, perkanalkan saya tyo umur saya 19 ,laki-laki saya mengalami masah introvert yang sagat buruk setiap saya berhadapan dengan orang banyak saya selalu merasa cemas ngatuk, diamm dan jadi lamban otak saya berfikir,tapi saat saya sendiri sekitika otak saya menjadi kembali betenaga dan kembali bersemagat, saya merasa selalu cemas hampir setiap saat tubuh saya kurus kering, wajah saya kusam, saya tidak tau alagi apa yang harus saya lakukan saya merasa seperti mayat hidup saat keluar ruangan, saya sagat ingin sembuh dan mencoba untuk bersosial degan baik tapi tidak bisa tolong bantu saya dok
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi S,

Introvert adalah suatu tipe kepribadian dimana seseorang lebih fokus terhadap dirinya sendiri dibanding dengan lingkungan sekitarnya. Seseorang dengan kepribadian introvert memang memiliki ciri seperti lebih pendiam, tenang, dapat menilai dirinya sendiri dengan lebih baik, dan masih dapat berinteraksi dengan orang lain, namun setelahnya memerlukan waktu untuk menyendiri untuk mengembalikan energinya. Namun harus dibedakan dengan sikap pemalu atau dengan gangguan kecemasan sosial.

Gangguan kecemasan sosial adalah gangguan yang menyebabkan rasa malu, cemas, takut ketika melakukan interaksi dengan orang lain yang sebenarnya masih umum dilakukan seperti berbicara dan menatap orang lain, makan bersama orang lain, berjabat tangan dengan orang lain. Kecemasan ini dirasakan hingga mempengaruhi fisik seperti dada berdebar, gelisah, berkeringat, tidak bisa berkata-kata, dll.

Hal-hal yang dapat dilakukan saat kecemasan menyerang berupa tarik napas dalam-dalam, berpikiran positif bahwa semuanya akan berjalan dengan lancar dan berusaha relaks.

Kecemasan yang sangat mengganggu kehidupan sehari-hari dan selalu muncul, sebaiknya segera lakukan konsultasi ke psikolog atau psikiater untuk mendapat penanganan yang terbaik.

Salam sehat,

dr. Vina

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Orang yang paranoid sulit percaya dengan orang lain, dan cenderung sering marah-marah.

Sering “Parno” Bisa Menandakan Gangguan Kepribadian Paranoid

Orang yang sering curiga terhadap orang lain, ternyata bisa saja mengalami gangguan kepribadian paranoid. Apalagi, jika orang tersebut juga sering marah-marah pada orang lain.